Tukang ojek Manokwari memadati sekretariat sementara organisasi ojek di Jalan Yos Sudarso Komplek TNI AL untuk melakukan registarasi ulang, kemarin. Tercatat baru sekitar 200 anggota tukang ojek mengikuti registrasi ulang setelah pengurus baru terbentuk.

Ratusan Tukang Ojek di Manokwari Diregistrasi Ulang

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Sejak dibukanya pendaftaran ulang bagi anggota ojek Manokwari sejak 29 September hingga berakhir masa registrasi ulang kemarin, baru sekitar 200 tukang ojek yang melakukan registrasi ulang dari total 3.800 anggota ojek berdasarkan data registrasi tahun 2006.

“Perkembangan ojek motor di Manokwari dimulai sejak tahun 1999 sampai tahun 2006 dari data pengurus lama, jumlah anggota ojek yang terdaftar sebanyak 3.800 orang, namun dalam perjalannya hingga tahun 2015 ini setelah dilakukan serah terima jabatan pengurus ojek dari pengurus lama ke pengurus baru ini pada bulan September lalu, kami baru melaksanakan beberapa tahapan pembenahan manajemen ojek,” kata Ketua Ojek Manokwari Matias Kamer di sekretariat sementara organisasi ojek Jalan Yos Sudarso Sanggeng, Manokwari, siang kemarin.

Matias menyatakan, perkembangan ojek sebagai alternatif membuka lapangan kerja baru bagi warga kota Manokwari ini mendapat respon positif dan negatif dari berbagai pihak.
Respon positifnya adalah mempermuda akses transportasi warga kota Manokwari, namun respon negatifnya adalah banyak terjadi kecelakaan yang diakibatkan oleh aksi ugal-ugalan ojek dan tindak kejahatan yang sering menimpa tukang ojek.

Registrasi ulang ojek, kata Matias merupakan langkah untuk meminimalisir kedua respon masyarakat terhadap aktifitas ojek di Manokwari, karena saat dilakukan registrasi pengurus mewajibkan tukang ojek harus melengkapi berkas administrasi seperti, foto copy SIM, foto copy STNK, foto copy KTP atau KK, Pas foto warna ukuran 2×3 dan melampirkan asli surat keterangan berdomisili dari RT/RW dan kelurahan dengan jangka waktu domisili minimal 1 tahun di manokwari.

Setelah melakukan registrasi untuk memenuhi syarat pendaftaran, tukang ojek akan diberikan kartu anggota dan nomor ojek sesuai dengan kartu anggota.

Tidak hanya itu, bagi ojek yang telah dinyatakan terdaftar setelah registrasi, helm yang digunakan akan dilakukan pengecetan ulang dengan warna khusus kuning dan ditempelkan stiker nomor ojek dan kode pangkalan.

Bagi ojek yang telah dinyatakan sah akan melakukan aktifitas mengankut penumpang di wilayah kode pangkalan yang telah ditetapkan sebanyak 26 titik pangkalan dengan simbol huruf berwana merah.

“Misalnya ojek dengan kode A memiliki pangkalan di wilayah Sanggeng dalam dan seterusnya, hal itu untuk mempermuda masyarakat pengguna ojek mengetahui kode pangkalan dan nomor ojek resmi, sehingga ketika terjadi kecelakaan dan atau tindakan kejahatan terhadap penumpang atau ojek dapat segera diketahui,” tutur Matias menjelaskan.

Langkah pembenahan manajemen organisasi ojek dan penataan serta pembinaan terhadap tukang ojek, Matias mengaku telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak seperti, Direktorat Lalulintas Polda Papua Barat, Satuan Lantas Polres Manokwari, Dinas Perhubungan Kabupaten Manokwari, Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Manokwari dan Jasaraharja.

Setelah dilakukan pendaftaran, ternyata 60 persen ojek tidak memiliki KTP Manokwari dan 40 persen tidak memiliki SIM. Hal itu membuat pengurus meminta tukang ojek yang tidak memiliki kelengkapan administrasi segera melengkapi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan.

“Masalah utama yang buat tukang ojek yang baru terdaftar hanya mencapai 200 orang dari total 4000 lebih tukang ojek yang beroperasi di Manokwari ini adalah masalah kepemilikan KTP, sekitar 60 persen masih menggunakan KTP luar dan kurang lebih 40 persen tidak memiliki SIM, itu yang buat kami minta mereka lengkapi dulu kedua berkas itu baru bisa diregistrasi ulang,” sebut Matias.

Untuk mempermudah para tukang ojek melengkapi berkas administrasi berupa KTP dan SIM, Matias mengaku telah membangun kerja komunikasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Manokwari dan Satuan Lalulintas Polres Manokwari. |RIZALDY|BUSTAM