Salah satu tarian yang mengisahkan injil masuk Papua oleh PAM GKI Gwereshera Kaimana.

Rayakan HUT PI, ribuan warga padati Pantai Bantemi

KAIMANA, Cahayapapua.com— Sekira lebih dari 3000 umat kristiani dari seluruh denominasi gereja dalam wilayah Kabupaten Kaimana, Senin (5/2/2018) kemarin, memadati pantai Bantemi Kaimana. Ribuan umat berkumpul melaksanakan ibadah syukur memperingati Hari Pekabaran Injil (HPI) ke-163 di Tanah Papua yang difasilitasi Panitia Hari Besar Kristen (PHBK) Kabupaten Kaimana.

Ribuan umat Kristiani padati Pantai Bantemi merayakan HUT PI ke 163.

Hadir dalam kegiatan yang mengusung tema “Datanglah KerajaanMu” serta sub tema “Jadikan Tanah Papua sebagai Pusat Pemberitaan Injil yang Memberikan Kehidupan, Kasih dan Damai Sejahtera’ ini, Bupati Kaimana Matias Mairuma didampingi Wakil Bupati Ismail Sirfefa, Dandim 1713/Kaimana Letkol Sabdono Budi Wiryanto, Kapolres AKBP Roberto A. Pandiangan serta lainnya.

Ibadah syukur yang dipimpin Pdt. Bruri Marwano Wutmensa, Sekretaris GKI Klasis Biak ini, dimeriahkan oleh sejumlah kelompok paduan suara dari perwakilan denominasi gereja, serta diselingi tarian yang mengisahkan tentang masuknya injil di Tanah Papua melalui dua penginjil Ottow-Geisler, yang diperankan oleh Pemuda Gereja GKI Gwereshera.

Pendeta Bruri dalam khotbahnya mengajak umat kristiani di Kabupaten Kaimana, untuk memperbaiki diri dengan hidup menurut kehendak Allah. Orang kristen di Kaimana juga harus menjadi contoh yang baik bagi sesama, dengan melakukan perbuatan baik dan saling mengasihi satu sama lain mulai dari rumah tangga atau keluarga, hingga lingkungan tempat tinggal maupun tempat berkarya.

“Jangan lagi menghadirkan kandang binatang didalam rumah. Menegur suami, anak atau istri yang salah dengan sebutan binatang. Ini tidak boleh lagi terjadi di usia ke 163 tahun injil menjelma di Tanah Papua. Orang Kaimana juga harus pandai menjaga diri, menjaga tubuh karena tubuh itu bait allah. Banyak orang merokok, minum minuman keras, dan ini bikin rusak diri. Di momentum peringatan hari pekabaran injil ini bertobatlah,” ajak Bruri.

Lebih jauh Pendeta Bruri mengajak umat kristiani Kaimana untuk menjalani hidup dengan prinsip 5 B yakni; Berdoa, Beribadah, Baca Alkitab, Bersatu dan Bekerja untuk mendapatkan berkat. Dikatakan, 5 prinsip dasar ini harus menjadi pegangan hidup orang Kristen karena dengan berdoa, beribadah, baca alkitab, bersatu rukun dan bekerja, merupakan modal utama untuk mencapai hidup yang lebih baik.

Peringatan HUT Pekabaran Injil ke 163 ini ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba yakni lomba baca alkitab, cerdas cermat alkitab dan lainnya, oleh Wakil Bupati Kaimana Ismail Sirfefa. (isa)

Leave a Reply

%d bloggers like this: