Jacob Manusawai. (Facebook)

Rektor: RAB pendanaan FK Unipa perlu rasionalisasi

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Rektor Universitas Papua (Unipa) Jacob Manusawai menyatakan rancangan anggaran dan belanja (RAB) Fakultas Kedokteran masih membutuhkan rasionalisasi.

Ditemui di Unipa,  Jumat (16/6), Jacob menjelaskan, kehadiran fakultas tersebut kala itu merupakan kerja sama antara Unipa, Universitas Indonesia dan pemerintah Kabupaten Sorong.

Menyusul persoalan pendanaan di fakultas belakangan ini. UI sudah menyerahkan RAB kepada pemerintah provinsi Papua Barat.

“Kala itu Plt gubernur bapak Eko Subowo minta agar RAB itu dirasionalisasi. Dimana segala pendanaan terkait operasinal kampus harus mengacu pada aturan keuangan,” katanya.

Evaluasi tersebut sudah selesai dilakukan pekan lalu, namun belum ada kesempatan untuk mendiskusikan kembali bersama gubernur dan sekretaris daerah Papua Barat.

Diagendakan, Senin pekan depan hasil rasionalisasi RAB tersebut akan dibahas bersama gubernur dan Sekda. Pihaknya pun mengundang pihal UI datang untuk melihat sama-sama hasil evaluasi tersebut.

Jacob mengungkapkan, dari rasionalisasi yang dilakukan antara pemerintah daerah bersama unipa ada beberapa item pembiayaan yang tidak sesuai aturan.

Antara lain terkait pemberian lumpsum dan honor bagi dosen UI serta penerapan tiket pesawat Jakarta-Manokwari yang terlalu besar.

“Dengan hadirnya Batik Air ini, tiket Manokwari Jakarta normalnya Rp.1,5 juta, masak sampai Rp.5 juta. Kita sesuai aturan,” kata Jacob. (ibn)

Tinggalkan Balasan