Dr. Jacob Manusawai (kanan depan) tiba di Bandara Rendani Manokwari kemarin setelah dilantik sebagai Rektor UNIPA untuk masa tugas 2016-2020 di Jakarta pada Selasa lalu. Dr. Jacob Manusawai disambut gubernur dan wakil gubernur termasuk Ketua DPR Papua Barat dan civitas akademika UNIPA.

Resmi Jabat Rektor UNIPA, Dr Jakob Manusawai Disambut Pejabat Daerah

MANOKWARI, Cahayapapua.com Universitas Papua (UNIPA) resmi memiliki Rektor baru Dr Jakob Manusawai yang dilantik Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir di Jakarta Selasa lalu. Dr Jacob Manusawaiakan bertugas sebagai Rektor hingga 2020.

Kamis kemarin Dr Jacob Manusawai tiba di Bandara Rendani Manokwari disambut Gubernur Abraham Atururi, Wakil Gubernur Irene Manibuy serta Ketua DPR Papua Barat Pieters Kondjol dengan sejumlah dekan UNIPA.

Setelah berbincang dengan para pejabat Papua Barat tersebut di ruang VIP Bandar Udara Rendani ia langsung di arak menuju UNIPA dengan kawalan Patwal Satlantas Polres Manokwari.

Tiba di UNIPA, Dr Jacob Manusawai tidak langsung menuju Rektorat UNIPA tapi menyempatkan waktu memberikan sambutan di belakang gedung Fakultas Kehutanan (Fahutan).

Selain menyampaikan terimakasih atas dukungan para pihak dalam proses pemilihan beberapa waktu lalu hingga pelantikan, ia juga menyampaikan pesan Menristek Dikti.

“Saya bicara panjang lebar dengan Menristek dan ia menyampaikan bahwa dirinya sangat memperhatikan UNIPA,” kata Dr Jacob Manusawai di hadapan civitas akademika.

Mantan Kepala Dinas Bapedalda Papua Barat ini juga menyampaikan komitmennya untuk secepat mungkin mendorong akreditasi 13 Fakultas di UNIPA minimal dengan kualitas akreditasi B.

Pengganti Dr. Surial Mofu ini juga menyatakan sebisa mungkin mendorong UNIPA untuk mengembangkan pola ilmiah mengacu pada semangat pertanian dan konservasi.

“Ini sejalan dengan misi dan visi Provinsi Papua Barat yang telah dicanangkan oleh Gubernur Abraham Ataruri yakni sebagai provinsi konservasi, maka perlu adanya peningkatan SDM,” katanya.

UNIPA menurutnya harus menjadi contoh dengan terus membangun komitmen bersama pemerintah guna mewujudkan provinsi konservasi yang merupakan satu satunya di Indonesia serta 10 besar di dunia.

“Walaupun kita di ujung timur Indonesia namun tidak kecil. Tidak ada satu gubernur di Indonesia yang berani mencanangkan provinsinya sebagai provinsi konservasi, tidak sama seperti Ahok (Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama) yang hanya mengurus Kalijodo,” tuturnya.

Selain itu ia juga berjanji akan membicara sejumlah hal strategis dalam pengembangan UNIPA dalam rapat bersama dengan civitas akademika seperti para dekan dan mahasiswa.

Dari Fakultas Kehutanan Dr. Jacob Manusawai kemudian diantar menuju Rektorat Unipa untuk melakukan terima jabatan dari Dr. Surial Mofu.

Menurut Kemenristekdikti dalam lamannya, selain Dr. Jacob Manusawai, Menristekdikti M. Nasir juga melantik Rektor Universitas Makassar Prof. Husain Syam, Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji Prof. Syafsir Akhlus dan Direktur Politeknik Pertanian Pangkajene Kepulauan Dr. Muhamad Ali Yahya pada hari yang sama.

Dalam sambutannya, M. Nasir menyampaikan harapannya pada rektor dan direktur perguruan tinggi yang telah dilantik agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya karena tugas yang diberikan merupakan amanah dan tanggung jawab dalam rangka mencerdaskan anak bangsa.

“Tantangan kita dimasa yang akan datang jauh lebih berat. Oleh karena itu, mari bekerja dengan baik, salah satunya adalah tata kelola universitas yang baik. Dimana ciri-cirinya adalah masalah transparansi, jujur, bertanggung jawab, dan bisa dipertanggung jawabkan,” kata M Nasir seperti dikutip dari laman Kemenristekdikti.

Apalagi memasuki era kompetisi, lanjutnya, untuk memenangkannya kita harus memiliki kompetensi. Untuk itu, tugas rektor dan direktur kedepan adalah untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di masing-masing kampus, serta mampu mengkoordinasikan sumber daya yang ada. (MAR)

Tinggalkan Balasan