Upacara bendera memperingati Hari Amal Bhakti Kementrian Agama di MI AL-Akhirat SP-3, Distrik Prafi, Manokwari. Foto: CAHAYAPAPUA.com | Zack Tonu Bala

Revolusi Mental, PNS Harus Hilangkan Budaya ABS

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Pegawai Negeri Sipil di lingkup Kementerian Agama (Kemenag) harus bisa menghilangkan pola Asal Bapak Senang (ABS) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Budaya ABS yang sudah kental itu harus dikikis habis dengan cara memperbaiki dan meningkatkan kinerja baik secara pribadi maupun secara kelembagaan sehingga masyarakat bisa merasakan pelayanan yang maksimal.

Hal itu menjadi pesan utama Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Sarifudin dalam sambutan tertulis dibacakan Bupati Manokwari Bastian Salabai pada upacara peringatan hari amal bhakti kementrian agama ke-69, Sabtu, (3/1/2015).

Upacara hari amal bhakti Kemenag untuk Kabupaten Manokwari dipusatkan di Madrasah Iptidaiyah (MI) Al-Khairat SP-3, Distrik Prafi. Bupati bertindak selaku Inspektur Upacara.

“Birokrasi Kemenag harus siap jalankan revolusi mental. Dalam melayani rakyat, janganlah mempersulit sesuatu yang mudah. Hilangkanlah budaya ABS, “ pesan Menag seperti dibacakan Bupati.

Hari amal bhakti Kemenag ke-69 mengusung tema ‘Menegakkan Nilai-nilai Integritas, Inovasi, Tanggung Jawab dan Keteladanan Sebagai Budaya Kerja Kemenag.’ Upacara dilaksanakan secara sederhana dengan pengibaran bendera oleh siswa/i Madrasah Aliyah SP-3.

Ikut hadir dalam acara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manokwari Sudirman Simanuhuruk bersama para pimpinan tingkat distrik Prafi beserta undangan dari berbagai denominasi agama.

Acara dimeriahkan dengan suguhan marching band dan atraksi seni dari pelajar di distrik Prafi. |ZACK TONU BALA

One comment

  1. ini di halaman MTs Negeri Prafi

Tinggalkan Balasan