Para Alim Ulama bersama ribuan jamaah di Warpramasi mengikuti Tabligh Akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad, 3 Januari di SP-3, Manokwari, Papua Barat. Foto: CAHAYAPAPUA.com | Dina Rianti

Ribuan Umat Muslim Hadiri Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Sedikitnya 1000 umat Islam di dataran Warmare, Prafi, Masni dan Sidey (Warpramasi) mengikuti tabligh akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (3/1/2015). Perayaan Maulid Nabi dipusatkan di Pondok Pesantren Darussalam, SP-3, Distrik Prafi.

Panitia menghadirkan Ustad KH.DR.Abdul Khaliq Al Safaat, ketua sekolah tinggi agama Islam Blok Agung Banyuwangi, Jawa Timur sebagai penceramah utama.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh Bupati Manokwari Bastian Salabai dan anggota DPD RI Abdullah Manaray.

Kepada kaum muslimin dan muslimat se Warpramasi, Bupati Bastian dalam sambutannya berpesan agar senantiasa membina toleransi antar umat beragama dengan menghargai dan menghormati pemeluk agama lain sebagaimana teladan yang telah dipraktikan Nabi Muhammad.

Bupati juga mengingatkan bahwa perbedaan suku, agama, ras maupun golongan yang ada di dalam masyarakat Kabupaten Manokwari adalah keniscahyaan yang harus diterima oleh semua pihak.

Perbedaan jangan dipandang sebagai ancaman tetapi menjadi kekuatan pendorong dalam pelaksanaan pembangunan.

“Perbedaan adalah seni yang mesti dirawat dan dipelihara karena menjadi kekuatan kita untuk membangun daerah, “ kata Bupati.

Orang nomor satu Manokwari itu juga mengajak umat Islam bersama-sama dengan komponen masyarakat lainnya berperan serta secara aktif dalam pelaksanaan pembangunan demi kemajuan Manokwari.

“Manokwari ini rumah kita bersama. Harapan saya, di tahun baru 2015 ini Manokwari bisa maju selangkah lagi melalui peran serta seluruh elemen masyarakat, “ ujar Salabai.

Bupati juga mengingatkan agar masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang menyesatkan sehingga situasi keamanan tetap aman dan kondusif. Pada kesempatan itu, Bupati menyerahkan bantuan Pemda sebesar 30 juta.

Sementara ceramah yang dibawakan ustad KH.DR.Abdul Khaliq Al Safaat mengambil topik seputar sifat dan keteladanan Nabi Muhammad yang selalu bersyukur dan bersikap dermawan terhadap siapa saja.

“Meneladani sifat Nabi Muhammad SAW dengan selalu bersyukur atas apa yang diberikan Allah. Maka Allah akan memberikan tambahan nikmat kepadanya,” kata ustad Abdul.

Demikian juga sifat dermawan yang dimiliki rasul dengan tidak pernah memilih-milih dalam memberi. “Nabi memberi kepada siapa pun yang membutuhkan. Baik itu sepotong roti terakhirnya kepada orang miskin yang kelaparan,” katanya.

Ketua panitia kegiatan, ustad Samsul Hadi menambahkan, tabligh akbar peringatan Maulid Nabi tahun ini sedikit berbeda, karena perayaan dirayakan dua kali dalam setahun, yakni pada 3 Januari 2015 dan pada 28 Desember 2015 mendatang. Peristiwa ini menurutnya langka, karena baru akan terjadi dalam kurun waktu 30 tahun. |ZACK TONU BALA| DINARIANTI

Tinggalkan Balasan