Robert Melianus Nauw. Foto: CAHAYAPAPUA.com |Toyiban

Robby Nauw Pimpin DPR Papua Barat

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.comSidang DPR Papua Barat yang digelar secara tertutup, Senin (10/11/2014) siang, akhirnya menetapkan pimpinan definitif DPRPB. 3 dari 4 unsur pimpinan DPR PB yang ditetapkan itu menyatakan siap bersinergi dengan wakil rakyat yang lain.

Dalam sidang tersebut, politikus senior, Robert Melianus Nauw dari Partai Demokrat ditetapkan sebagai ketua DPRPB periode 20014-2019. Robby—sapaan Robert Melianus Nauw— dibantu 3 wakil ketua diantaranya, J.A Yumame (Golkar), Robert Manibuy (PDIP) dan Ramley Mansawan dari Partai Nasdem.

Robby mengatakan, mereka ditetapkan berdasar rekomendasi dari masing-masing pimpinan pusat partai. “Tadi dibacakan rekomendasi itu satu-persatu, lalu ditetapkan,” katanya kepada wartawan usai menghadiri sidang.

Adapun komitmen untuk bersinergi mereka sampaikan terpisah usai sidang. Mereka tidak mau diseret dan mempraktekkan politik kubu-kubuan ala DPR RI.

“Itu kan Jakarta. Kepentingan mereka di senayan, beda dengan kepentingan kita di sini. Tidak akan ada kubu-kubuan, semua akan dirangkul dan bekerja sama,” kata Robby Nauw.

Robby mengatakan bila mencermati dinamika di DPRPB kelihatannya potensi terjadinya kubu-kubuan yang ekstrim seperti di DPR RI tidak ada.

“Kita tidak mengharapkan itu. Warna seperti itu tidak ada, dan teman-teman tidak punya tabiat macam itu. Pada prinsipnya DPRPB harus bersatu karena ini pilar pemerintahan,” katanya.

“Simbolisasinya bahwa Indonesia hebat akan berkibar jika bendera merah putih berkibar lebih hebat,” ucapnya lagi.

Wakil ketua DPRPB dari Partai Nasdem, Ranley Mansawan dan Wakil ketua DPRPB dari PDI Perjuangan, Robert Manibuy juga menegaskan hal serupa. Keduanya sependapat bahwa emosionalitas yang berujung pada kubu-kubuan politik di Parlemen yang terbangun sebelum dan pasca Pilpres sebaiknya tidak lagi terjadi, terutama di daerah.

Selain karena Pilpres sudah selesai, yang paling penting saat ini adalah bagaimana mensinergiskan seluruh kekuatan politik di parlemen untuk pembangunan Papua Barat.

Nasdem, kata mantan anggota DPRD Raja Ampat selama dua periode ini, kini lebih fokus mengawal agenda pemerintahan yang disokongnya.

“Pokoknya agenda kami adalah restorasi. Jadi siapapun akan diajak bekerja sama,” kata Mansawan di luar kantor DPRPB.

Setelah ditetapkan sebagai ketua DPRPB, Robby Nauw berjanji untuk memfasilitasi pembentukan alat kelengkapan DPRPB semisal Balegda, Bamus, komisi, Badan kehormatan dan badan anggaran.

Kepala Bagian Persidangan DPRPB, Jasad Kadarusman mengatakan dalam hari ini atau besok, hasil penetapan akan diajukan ke kemendagri. Ini adalah proses yang harus dilalui sebelum Mendagri menetapkan SK pimpinan definitif. |PATRIX BARUMBUN TANDIRERUNG | TOYIBAN

 

EDITOR: DUMA TATO SANDA

Tinggalkan Balasan