Aksi demonstrasi pendukung Robert Melianus Nauw, Selasa 16 Desember 2014

Robby Tak Dilantik Sebagai Ketua DPRPB Karena Tersandung Kasus Korupsi, Pendukungnya Sebut “Indonesia Gagal….”

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.comKantor Pengadilan Negeri Manokwari dan DPR Papua Barat, Selasa (16/12/2014) siang digeruduk massa menyusul tak dilantiknya Robert Melianus Nauw, sebagai Ketua DPR Papua Barat.

Massa yang menamakan diri Forum Masyarakat Papua Peduli Pembangunan itu meminta PN Manokwari dan DPR Papua Barat mendesak Mendagri agar menerbitkan SK Pelantikan Robby—panggilan Robert Melianus Nauw.

Seorang orator Noldy Sawiyai di PN Manokwari mengatakan, warga tak ingin pelantikan unsur pimpinan DPR PB hanya dilakukan terhadap 3 wakil ketua tanpa Robby Nauw. Alasannya, akan terjadi kepincangan pada unsur pimpinan.

“Kementerian Dalam Negeri harus segera menerbitkan SK bagi pak Robby. Jika tidak kami akan terus membuat aksi,” ujar Noldy.

Sebelumnya diberitakan bahwa SK Robby tidak diterbitkan oleh Kemendagri karena statusnya sebagai terdakwa kasus korupsi yang kini sedang mengajukan kasasi ke mahkamah Agung.

Menurut massa, uang temuan korupsi dalam kasus Rp. 22 miliar yang juga menjerat Robby Nauw sebagai terdakwa itu, sudah dikembalikan 44 anggota DPR Papua Barat periode 2004-2009, termasuk Robby.

Massa juga mengancam akan membawa persoalan ini kepada Mahkamah Agung dan menyampaikan ke presiden Joko Widodo.

Orator lain, Markus Yenu menambahkan, jika Robby Nauw tidak dilantik, menurutnya, Indonesia gagal membina orang Papua, sebab menurut Markus, Robby merupakan salah satu putra terbaik daerah ini.

Ia meminta para pemangku hukum, bijaksana melihat persoalan ini. Sebab di tanah Papua ada UU Otsus dengan, demikian menurut dia, Papua tidak bisa disamakan dengan daerah lain. |TOYIBAN

Tinggalkan Balasan