Pencarian Korban Hilang akibat diterjang ombak di Pantai Petrus Kaviar, Distrik Manokwari Utara

Ronaldo Belum Ditemukan Sejak Raib Digulung Ombak

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Upaya pencarian seoramg warga yang  hilang digulung ombak di Pantai Petrus Kaviar, Distrik Manokwari Utara, hingga saat ini belum membuahkan hasil.

Tim gabungan dari Basarnas, Polairud Polres Manokwari dibantu warga setempat serta keluarga korban, masih melakukan upaya pencarian terhadap warga yang bernama, Ronaldo Mandacan (19) ini.

Dalam pencarian, tim Basarnas menerjunkan 20 personil, dilengkapi dua perahu karet dan satu unit motor serta tiga  unit mobil. Sedangkan tim dari Polair Polres Manokwari, melakukan proses pencarian dengan menggunakan kapal motor. Pencarian difokuskan di atas permukaan laut.

Selain itu  p warga masyarakat dan keluarga korban juga berupaya menyisir bibir pantai. Tim basarnas pun memperluas radius pencarian korban dimulai dari titik korban tergulung ombak, hingga radius lima mil dari arah bibir pantai.

Kasi ops basarnas manokwari, Samuel, ketika ditemui di lokasi pencarian menyatakan, dalam upaya pencaraian, kendala utama dihadapi timnya yaitu cuaca buruk. Tinggi gelombang pun mencapai dua meter. Cuaca juga berubah-ubah

Pencarian akan berlangsung selama tujuh hari kedepan lanjut Samuel. Jika dalam tujuh hari korban belum ditemukan, maka pencaraian bisa saja diperpanjang dan atau dihentikan. Keluarga korban berharap Roonaldo ditemukan secepatnya dalam keadaan selamat.

Sebelumnya, lima orang pemuda asal Kampung Anggori, Manokwari,  Minggu (19/3) sore, sekitar pukul 16.30 WIT, digulung ombak saat berenang di Pantai Kafiar Amban, Distrik Manokwari Utara. Tiga diantaranya selamat, namun satu orang ditemukan tewas. Satu korban lain belum ditemukan.

Hingga kemarin, warga sekitar pantai bersama tim SAR masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap Ronaldo Mandacan, korban yang hilang itu.

Wakapolsek Amban, Iptu Putu kepada Cahaya Papua  menyatakan tiga pesintas dari kejadian ini sudah dirawat di rumah sakit. Mereka adalah Rico May (17 tahuan), Faldi Rahwarin (21 tahun) dan Benny Rumsano (12 tahun).

Saksi di lokasi kejadian mengatakan Ronaldo bersama rekannya Anthon Ibori (23 tahun) sedang berenang di pinggiran pantai. Namu tiba-tiba ombak menggulung dan menyeret mereka ke bagian yang dalam. Sontak ketiga rekan mereka berupaya menolong. Namun upaya itu dihalangi ombak yang terus menggempur bibir pantai.

Warga sekitar yang mendengar adanya pengunjung yang mengalami kecelakaan pun tak tinggal diam. Mereka berupaya memberi pertolongan. Namun Anthon yang tampaknya kelelahan terlebih dahulu tenggelam sebelum ditemukan meninggal. Adapun Ronaldo hingga kini belum diketahui keberadannya.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi kejadian langsung mengevakuasi jasad Anthon ke kamar mayat RSUD Manokwari.

Sementara warga terus menyemut di sekitar pantai menyaksikan tim SAR melakukan pencarian. (IOF) 

 

Tinggalkan Balasan