Ketua Komisi A DPR Papua Barat, Rudi Timisela.

Rudi Timisela : Pulau SOP Kota Sorong, Bukti Pembangunan Belum Merata

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Minimnya fasilitas infrastruktur dasar di Kelurahan Pulau Sop, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong merupakan bukti bahwa akses pembangunan belum merata.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi A DPR Papua Barat (DPRPB), Rudi Timisela, Senin (16/11/2015). Hal ini disampaikan setelah Komisi A melakukan kunjungan ke daerah tersebut baru-baru ini.

“Jarak tempuh dari Kota Sorong ke Pulau SOP hanya 20 menit. Wilayah itu belum ada jaringan listrik. Hanya ada solar cell dan genset yang dibeli maupun bantuan pemerintah saja,” kata Rudi.

Menurutnya masalah lain yang dihadapi warga Pulau Sop, antara lain menyangkut ketersediaan rumah layak huni bagi sekitar 600 jiwa yang mendiami pulau itu.

“Bidang pendidikan juga menjadi masalah serius. Hanya ada satu guru PNS dan tiga guru honorer,” tukasnya.

Tegas, Rudi mengatakan, pemerataan pembangunan harus dilakukan tanpa pertimbangan apapun. Alokasi anggaran tidak boleh mengedepankan aspek politik.

Seperti, jumlah penduduk yang dikaitan dengan jumlah pemilih. Kehadiran pemerintah dalam pelayanan publik harus yang dikedepankan.

Ia pun tak ingin, program pemerintah tidak diperdagangkan.“Pulau Sop ini bisa dibilang di depan mata, yang dekat saja bisa dilupakan bagaimana dengan daerah yang jauh. Ini baru di wilayah Kota Sorong. belum di daerah lain di Papua Barat,” tutur Rudi.

Menurutnya, pada tahun anggaran 2016-2017 harus ada perhatian dari pemerintah provinsi maupun pemerintah Kota Sorong. “Lihat potensi lokal yang ada untuk membangun pembangkit listrik,” pungkasnya. |RASYID FATAHUDDIN | EDITOR : TOYIBAN