Warga asal Metamani dan Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Imora di Sorong, menggelar aksi demonstrasi di Kantor PT. ANJ Agri Papua, yang beroperasi di Sorong, Kamis, 12 Februari 2015. Sagu di kabupaten tersebut diyakini mampu meningatkan ekonomi warga setempat.|Foto: Pusaka.

Sagu Sorsel Berpotensi Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

TEMINABUAN, CAHAYAPAPUA.com– Papua dan Papua Barat merupakan daerah penghasil sagu terbesar di dunia. Di Papua sendiri terdapat 5.259.637 hektar (ha) lahan yang merupakan potensi sagu masing-masing Papua 4.749.424 ha dan Papua Barat 510.213 ha.

Dari total luas sebaran sagu di Papua Barat 29 persennya atau seluas 148.004 ha terdapat di Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel).

Menyadari akan potensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sorsel melalui Bagian Perekonomian Daerah (Perekda) Sekretariat Daerah (Setda) menyelenggarakan lokakarya ekonomi kerakyatan di Hotel Mratwa-Sesna, Selasa (6/10/2015).

Kegiatan yang dimulai dari pukul 09:00-17:00 WIT dibuka secara resmi oleh Bupati Sorsel yang diwakili Plt. Sekda, H. Ajis.

Lokakarya ekonomi kerakyatan yang diselenggarakan selama dua hari hingga Rabu (7/10/2015) menghadirkan Bupati Sorsel, Otto Ihalauw, sebagai narasumber serta narasumber lainnya dari beberapa perguruan tinggi ternama, Perhutani dan PT Austindo Agri Papua yang mengelola sagu di wilayah Sorsel.

Dalam sambutannya Plt. Sekda mengatakan kegiatan ini mengangkat thema “Membangun Perekonomian Rakyat Berbasis Potensi Lokal Prioritas yang Berdaya Saing”.

Adapun tujuan dari pengembangan ekonomi kerakyatan itu, sebutnya untuk menggerakan perekonomian daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan, menciptakan lapangan pekerjaan, mendorong pemerataan pendapatan rakyat dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Kegiatan ini menurut Plt. Sekda merupakan salah satu bentuk fasilitasi pemda untuk menjaring masukan dari berbagai pihak dalam menyiapkan bahan penyusun pedoman pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal, menambah wawasan para peserta dan sebagai area komunikasi untuk saling tukar pikiran dan berbagai pengalaman dalam pengembangan perekonomian di Kabupaten Sorsel.

Untuk itu diharapkan partisipasi peserta dalam semi lokakarya ini untuk bisa memberikan masukan dan saran sehingga dapat menghasilkan rumusan yang dapat ditindaklanjuti untuk kepentingan bersama dalam mengembangkan ekonomi daerah.|NASIR|BUSTAM