Bupati saat membuka Palang Kantor Satpol PP Kabupaten Manokwari.

Satpol PP Diperintahkan Turunkan Spanduk Tak Berijin

MANOKWARI, Cahayapapua.com—— Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja untuk menurunkan spanduk tak berijin dibeberapa titik wilayah Kota Manokwari.

Selain tak berijin, enam buah spanduk tersebut dinilai menganggu citra Manokwari sebagai Kota Injil.”Spanduk yang terpapar di wilayah Wirsi dan Kwawi sana ada Ijin atau tidak makanya sebentar (kemarin) Satpol PP dan Infokom harus turunkan enam spanduk itu,” kata Bupati, Senin (9/5)

Menurutnya, spanduk tersebut dinilai dapat memicu situasi dan kondisi Manokwari yang tidak sehat.Pemerintah daerah akan melibatkan aparat Kepolisian untuk menertibkan spanduk-spanduk tersebut.

Spanduk yang seyogianya sebagai alat informasi dan pemberitahuan kepada masyarakat dinilai sudah salah digunakan memprovokasi masayarakat atas konsidi dan situasi Manokwari saat ini.

Bupati berharap, kedepan instansi teknis, jeli melihat kondisi, terutama untuk spanduk dan baliho yang sudah usang, agar dilakukan penertiban.

Sesuai Pantauan Cahaya Papua, spanduk tersebut bertuliskan penolakan pembangunan rumah ibadah di wilayah Andai Distrik Manokwari Selatan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Manokwari, AKP.FJ Rumfabe mengatakan, menyikapi perintah bupati, pihaknya telah berkoordinasi bersama Klasis Manokwari untuk menurunkan Spanduk tersebut.

Menurutnya penurunan spanduk itu hanya boleh dilakukan oleh Organisasi terkait serta rumah ibadah terkait. Hal ini sesuai dengan kesepakatan bersama saat pihaknya berkoordinasi bersama Klasis Manokwari.

“Kami tidak mau nanti ada gesekan antara kita sendiri, ini yang sedang kami hindari,”tukasnya. (ACS)

Tinggalkan Balasan