Yan Christian Warinussy, Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari

Satukan Perjuangan Papua di Port Villa Vanuatu

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com –  Sebuah pertemuan para pemimpin faksi perjuangan Papua bertajuk West Papua Summit Leader akan digelar awal Desember 2014 mendatang di Port Villa, Vanuatu.

Aktivis HAM Papua, Yan Christian Warinussy, menekankan pentingnya persatuan para pemimpin dan elemen perjuangan rakyat Papua pada pertemuan tersebut.

West Papua Summit Leader, kata Warinussy, adalah forum konsolidasi dan rekonsiliasi yang terbaik dalam rangka mendorong perjuangan yang lebih damai dan bersahabat.

Perkembangan politik sebelumnya dimana rakyat Papua tidak diterima sebagai anggota dari Melanesian Spearhead Group (MSG) pada 2014, menurut Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari ini, mesti menjadi bahan pembelajaran.

“Tidak diterimanya Bangsa Papua menjadi bagian dalam MSG itu, semata-mata akibat tak adanya persatuan diantara semua organ perjuangan politik rakyat Papua,” katanya.

Dalam siaran pers yang diterima CAHAYAPAPUA.com, Selasa (11/11/2014), Warinussy mengulas bahwa West Papua National Coalition for Liberation (WPNCL) sebenarnya sudah mengajukan aplikasinya atas nama rakyat Papua untuk masuk kedalam kerangka MSG. Tetapi upaya itu akhirnya gagal dengan alasan WPNCL tak didukung oleh semua elemen rakyat Papua.

Soal stigma separatisme bagi perjuangan Papua, Warinussy mengatakan bahwa perjuangan politik untuk mewujudkan hak menentukan nasib sendiri adalah sesuatu yang legal dan diakui secara universal.

Itu sebabnya, orang Papua yang hendak menentukan nasib sendiri tidak boleh dikategorikan sebagai separatis atau mengganggu keamanan nasional Indonesia. Sebab perjuangan politik rakyat Papua selama ini sebenarnya dilakukan dalam nuansa damai.

“Terbukti sejak dialog nasional 22 Januari 1999 di IstanaNegara Jakarta bersama Presiden Habibie hingga Musyawarah Besar (Mubes) Tahun 2000 dan Kongres Papua II Tahun 2000 maupun Kongres Papua III. Semua dilaksanakan dalam semangat damai dan nir kekerasan,” katanya. |TOYIBAN

 

EDITOR: PATRIX BARUMBUN TANDIRERUNG

Tinggalkan Balasan