Appi Pakilaran

Sebulan, Disnakertrans Manokwari Terbitkan Ratusan Kartu Pencaker

MANOKWARI, Cahayapapua.com—- Jumlah Pencari kerja di Kabupaten Manokwari dari tahun ke tahun terus meningkat, dimana hal tersebut berjalan seiringan dengan penambahan jumlah penduduk, angka kelulusan sekolah dan universitas serta angka putus sekolah yang terjadi di kabupaten ini.

Diketahui, tiap bulannya Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Manokwari menerima kurang lebih 100 hingga 300 kartu pencari kerja yang datang untuk membuat kartu pencari kerja atau yang dikenal dengan kartu kuning.

Kepala Bidang Penta Kerja Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Manokwari, Appi Pakilaran mengatakan, untuk mengetahui jumlah pencari kerja yang berada di Kabupaten Manokwari, baru bisa diperoleh pada saat musim penerimaan Pegawai Negeri Sipil.

“Biasanya pas ada penerimaan Pegawai baru banyak yang datang untuk membuat Kartu Kuning, disitu baru kita bisa tau berapa jumlah Pencari kerja di Kabupaten Manokwari,”tegasnya.

Appi juga mengatakan, berdasarkan data terakhir yang diperoleh pihanya, pada tahun 2015 lalu terdapat 8.814 pencari kerja berjenis kelamin laki-laki dan 5.497 pencari kerja jenis kelamin perempuan, nantinya jumlah tersebut akan diperbaharui kembali tiap bulannya, mengingat masa berlaku kartu pencari kerja tersebut hanya berlaku selama dua bulan.

Appi juga menyayangkan dengan jumlah pencaker yang menyetuh belasan ribu tersebut tidak berbanding lurus dengan lapangan pekerjaan yang tersedia di Kabupaten Manokwati, dimana berdasarkan data terakhirnya di tahun 2015, hanya terdapat 205 lowongan kerja bagi laki-laki disemua jenjang pendidikan serta 133 lowongan kerja bagi perempuan disemua jenjang pendidikan.

Untuk itu dirinya berharap, dengan meningkatnya jumlah pencari kerja di Kabupaten Manokwari, maka pihak-pihak swasta yang hendak membuka lowongan kerja dapat berkoordinasi dengan dinas terkait, sehingga dengan data yang diperoleh, pihaknya dapat merekomendasikan beberapa tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahan tersebut.

“Sejauh ini ada perusahaan yang masih berkoordinasi dengan kita, tetapi ada juga yang tidak, padahal ini penting karena jumlah pencaker kita cukup banyak,”tukasnya. (ACS)

 

Tinggalkan Balasan