Warga berjibaku memadamkan api yang menghanguskan sejumlah rumah di Reremi Palapa, Manokwari, menggunakan mobil tangki air, Selasa (9/1). Kebakaran di lokasi tersebut nyaris meluas, beruntung warga berhasil memutus rantai api setelah membongkar paksa sejumlah bagian rumah yang melekat ke rumah lain. (Duken/ Documen Cahaya Papua)

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Sedikitnya 3 unit rumah yang saling berdekatan di Kompleks Reremi Palapa, Manokwari, Selasa (9/1), ludes terbakar.

Kobaran api diduga berasal dari salah satu rumah, lalu merembet ke dua rumah yang berdekatan dan nyaris merambat ke rumah lainnya termasuk sebuah gereja yang berdiri tepat di samping lokasi kejadian.

Warga pun mencoba untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya namun besarnya kobaran api dan kurangnya persediaan air membuat api sulit dipadamkan.

Seorang warga Orgenes Dowansiba, mengatakan ia tidak mengetahui secara pasti asal mula api. Sebab saat itu ia berada di dalam rumah dan sempat keluar setelah mendengar teriakan kebakaran dari warga.

Musa Dowansiba, salah satu pemilik rumah yang terbakar juga demikian. Dia mengaku tidak tahu soal kebakaran yang menghanguskan seisi rumahnya tersebut.

Dirinya menyatakan bahwa saat peristiwa tersebut terjadi, dia bersama keluarganya sedang berada di kebun dan bergegas ke rumah setelah mendapat informasi dari salah seorang warga yang memberitahunya.

Akibat kebakaran tersebut, Musa mengaku selain kehilangan harga benda, surat-surat berharga miliknya bersama penghuni rumah lain yang menjadi korban kebakaran, juga tak berbekas.

Sementara itu Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Manokwari, Kompol Winarto mengatakan kebakaran diduga berasal dari salah satu penghuni rumah yang sedang menyetel alat musik, namun kabel yang terhubung ke arus listrik mengalami korsleting hingga menyebabkan timbulnya percikan api lalu mengenai benda yang mudah terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (cr-81)

Leave a Reply