Sekda Kabupaten Kaimana, Rita Teurupun.

Sekda peringatkan kepala distrik stop buka kantor di kota

KAIMANA, Cahayapapua.com— “Selesai penyusunan RKA, segera tinggalkan kota dan kembali ke distrik untuk bekerja. Mulai saat ini, tidak boleh lagi ada kepala distrik yang buka kantor di kota. Semua aktivitas pemerintahan distrik, baik terkait administrasi maupun lainnya, harus dikerjakan di kantor distrik yang sudah tersedia disetiap ibukota distrik.”

Demikian penegasan Sekda Kaimana, Rita Teurupun, pada pembukaan kegiatan pelatihan penyusunan analisis jabatan dan analisis beban kerja yang diikuti perwakilan OPD termasuk para kepala distrik, bertempat di Gedung Pertemuan Rehobot, Selasa (14/11/2017) lalu.

Sekda katakan, pemerintah distrik merupakan salah satu ujung tombak yang ikut menentukan keberhasilan pembangunan di suatu daerah. Olehnya seorang kepala distrik harus tampil sebagai manager yang baik dalam mengelola pemerintahan, serta menata kampung-kampung, dan membantu masyarakat keluar dari kemiskinan. Jika ini bisa dilakukan, maka imeg negativ masyarakat tentang pegawai pemerintahan yang selama ini tidak mampu memberikan pelayanan yang baik, dengan sendirinya dapat terbantahkan.

“Bagaimana membawa Kaimana ini kedepan kearah yang lebih baik ini juga menjadi tugas dan tanggungjawab pemerintah distrik. Dengan menunjukkan kinerja yang baik dan melalui analisis beban kerja, kita bisa mengurangi imeg masyarakat tentang ASN yang tidak mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Dengan kemampuan yang kita tonjolkan, maka imeg negatif itu perlahan-lahan akan terhempas,” ungkap Sekda.

Lebih jauh Sekda ingatkan, kedepan Pemerintah Kabupaten Kaimana akan memperketat sistim pengawasan terhadap kinerja ASN. Setiap pegawai pemerintah, wajib berada di kantor pada jam yang sudah ditentukan. Hal ini juga berlaku bagi seluruh pegawai distrik, untuk harus berada di kantor distrik pada setiap hari dan jam kerja. Kepala distrik tidak lagi diijinkan untuk membuka kantor di kota, karena kantor distrik sudah tersedia disetiap ibukota distrik.

“Selesai penyusunan analisis jabatan dan beban kerja, serta input RKA 2018, silahkan menyimpan barang-barang dan menuju ke distrik masing-masing. Kalau kurang tenaga untuk angkat barang, nanti saya bantu antar bapa-ibu ke distrik. Sampai di distrik, karena sudah terlalu lama tinggal di kota, kita akan perkenalkan diri ulang kepada masyarakat,” sindir Sekda dengan nada kecewa. (isa)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: