Suasana penyusunan RKA 2018 di Gedung Pertemuan Krooy.

Sekolah ikut input RKA BOS dan BOSDA

KAIMANA, Cahayapapua.com— Tidak hanya OPD seperti yang terjadi selama ini, tetapi dengan aturan baru, seluruh sekolah dari jenjang SD dan SMP juga melakukan input data RKA Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Tahun 2018. Hal ini terlihat dari hadirnya sejumlah kepala sekolah dan staf guru pada kegiatan penyusunan RKA yang digelar Pemda Kaimana di Gedung Pertemuan Krooy, beberapa hari terakhir.

Kepala Dinas Pendidikan, Luther Rumpumbo, membenarkan hal ini. Kepada wartawan di Gedung Pertemuan Krooy, Rumpumbo menjelaskan, peraturan baru mewajibkan seluruh sekolah memiliki Rencana Kerja Anggaran (RKA) dalam pengelolaan dana BOS dan BOSDA.

“Peraturan baru memang setiap sekolah harus memiliki RKA BOS dan BOSDA. Hasil penyusunan ini akan diserahkan kepada tim anggaran pemerintah daerah untuk diinput. Jadi dia beda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang hanya dilakukan oleh dinas. Sekarang ini pengelolaan dana BOS dan BOSDA ada kode rekeningnya sendiri. Dengan aturan baru ini, kedepannya sekolah-sekolah juga akan menjalani proses audit oleh BPK,” jelas Rumpumbo.

Lebih jauh dijelaskan, dalam penyusunan RKA BOS dan BOSDA ini, sekolah diwajibkan memetakan belanja langsung dan tidak langsung, belanja modal, belanja pegawai dan lainnya, yang sama seperti mengelola APBD, yang disertai dengan indikator capaian.

“Yang hadir ini baru beberapa sekolah karena lainnya sedang ada kegiatan. Selesai kegiatan mereka akan melakukan penyusunan,” ungkap Kadis.

Ditanya perkembangan pengelolaan dana BOS dan BOSDA selama ini, Rumpumbo mengatakan, pengelolaan dana BOS dan BOSDA oleh sekola-sekolah telah berjalan sesuai prosedur yang sudah ditetapkan. Alokasi dana BOS dan BOSDA sendiri juga berjalan sesuai data yang diserahkan oleh masing-masing sekolah. Rumpumbo berharap, kedepan pengelolaan akan semakin baik, dengan mengedepankan asas transparansi dan akuntabilitas.

“Dana ini kan bukan kepala sekolah punya, sehingga pengelolaannya harus transparan, tidak boleh ditutup-tutupi. Selaku manager tim kepala sekolah harus terbuka. Dengan dana BOS dan BOSDA diharapkan semua kebutuhan sekolah dapat terpenuhi. Kami berharap dengan pola baru penyusunan RKA BOS dan BOSDA ini, pengelolaan dana kedepan bisa lebih terkendali,” pungkasnya. (isa)

Leave a Reply

%d bloggers like this: