suara-islam.co dprd_papua_barat_20130730_080340

Sekwan DPRPB Sangkal Soal Gaji Staf Honorer

MANOKWARI, Cahaya  Papua.com–Sekretaris DPR Papua Barat, Yunus Kondororik menyangkal jika pihak Sekretariat belum membayar gaji stafnya selama 3 bulan.
“Gaji honorer yang belum dibayarkan itu baru dua bulan (Mei-Juni) saja. Jika absensi dan laporan lengkap kadang gaji dibayarkan perbulan. Selama ini kami laporkan pembayarannya,” kata Yunus, Kamis (6/8/2015).
Pernyataan Yunus ini mengklarifikasi pemberitaan sebelumnya terkait gaji staf honorer yang belum dibayar sejak April-Juni. Yunus saat memberikan klarifikasi didampingi Kepala Bagian Persidangan, Jashad Kadarusman, Kepala Bagian TU, D. Gultom dari bagian Humas Lukas Naa dan Simon Tata.
Dengan lantang, Yunus menampik mengabaikan tanggungjawabnya dalam membayarkan hak-hak staf honorer. Meski sering lalai menandatangani absensi.
“Jika keuangan pada kas sekretariat cukup, gaji mereka para honorer ini dibayaran perbulan. Bahkan, ada yang sudah panjar gajinya. Belum bekerja tapi sudah ambil gaji,” tukasnya.
Yunus mengakui, pemberitaan soal honorarium staf ini membuatnya tidak nyaman. Pasalnya, apa yang dikeluhkan tidak sesuai denan fakta yang ada. “Pelayananan untuk honorer itu baik. Pernyataan ini bikin saya tidak sejahtera. Ini pelanggaran,” ujar Yunus menyayangkan.
Senada, D Gultom menyesalkan pemberitaan media massa tersebut. Karena staf honorer di sekretariat diberikan pelayanan terbaik melalui kebijakan yang luar biasa.
“Kita ini bekerja dengan nurani. Tidak mungkin kita makan lalu, mereka tidak makan. Kalau seperti ini, saya tidak akan perpanjan waktu kerja mereka,” tuturnya seraya mengatakan jumlah honorer mencapai 56 orang.
Jashad Kadarusman mengemukakan, keberadaan staf honorer yang diperbantukan pada sekretariat DPRPB memberikan kontribusi yang besar. Dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan dewan.
“Saya sudah informasikan kepada pak Sekwan soal pembayaran gaji honorer. Karena tenaga terbatas, ada yang ikut kuliah, ada yang kgiatan luar sehingga, pembayaran gaji tertunda,” ujar Jashad. |RASYID FATAHUDDIN
EDITOR : TOYIBAN