Gubernur Papua Barat Abraham Atururi

Selain Dokumen RAPBD, Bram Sampaikan Pantun untuk DPRPB

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Gubernur Papua Barat, Abraham Oktavianus Atururi menyampaikan sebuah pantun singkat, sesaat sebelum mengakhiri pidatonya di hadapan wakil rakyat Papua Barat dalam pembukaan sidang paripurna RAPBD 2015, sesaat lalu, Sabtu (20/12/2014).

Gubernur sebelumnya berpidato soal nota keuangan dan RAPBD yang diajukan eksekutif ke DPRPB. Menurut Bram, dokumen yang disampaikan pihaknya ke DPRPB telah disusun berdasar PP nomor 58.2005 dan Permendagri nomor 59/2007 dan nomor 37/2014 tentang pedoman penyusunan APBD.

“Rencana kerja dan RAPBD ini disusun sebagai upaya untuk menangani berbagai permasalahan daerah,” kata Bram.

“Saya harap,” lanjut bram “anggota DPR yang terhormat mengkaji dan menelaahnya sebelum mengambil keputusan.”

Bram lalu menyampaikan ucapan selamat menyambut hari raya natal, sebelum mengucapkan pantun sebagai berikut:

PINANG MUDA DIBELAH DUA

ANAK BURUNG MATI DI RANGGAH

DARI MUDA SAMPAI TUA

AJARAN BAIK JANGAN DIUBAH……

Anggota DPRPB menyambutnya manggut-manggut dan tersenyum, yang  lain membalasnya dengan aplaus.

“Sekian dan terima kasih,” Gubernur mengakhiri pidatonya. |TOYIBAN

EDITOR: PATRIX BARUMBUN TANDIRERUNG