Warning: include(/home/u8694510/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-base.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/cahaya/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 70

Warning: include(/home/u8694510/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-base.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/cahaya/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 70

Warning: include(): Failed opening '/home/u8694510/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-base.php' for inclusion (include_path='.:/usr/local/lib/php') in /home/cahaya/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 70

Warning: include_once(/home/u8694510/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/ossdl-cdn.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/cahaya/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 90

Warning: include_once(): Failed opening '/home/u8694510/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/ossdl-cdn.php' for inclusion (include_path='.:/usr/local/lib/php') in /home/cahaya/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 90

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/cahaya/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php:70) in /home/cahaya/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-phase2.php on line 1164
Selamat jalan J. Karubuy, tokoh pemekaran Teluk Wondama … - Cahaya Papua
Prosesi pemakaman mantan Sekda Teluk Wondama Jusak Karubuy, Sabtu, 10 Februari 2018.

Selamat jalan J. Karubuy, tokoh pemekaran Teluk Wondama …

Kepergian untuk selama-lamanya  Drs. Ec. Jusak Karubuy, MSi, mantan Sekda Kabupaten Teluk Wondama menyisakan duka mendalam. Tidak saja bagi keluarga dan kerabat dekat, kesedihan juga dirasakan jajaran Pemkab Teluk Wondama serta masyarakat dari berbagai kalangan.

INI tampak dari begitu banyaknya orang  menghadiri prosesi pemakaman salah satu tokoh perintis pemekaran Kabupaten Teluk Wondama itu, Sabtu, 10 Februari 2018.  Selain jasa dan kontribusi besarnya terhadap pembangunan Teluk Wondama, almahrum juga dikenang banyak orang karena merupakan sosok pejabat yang sederhana dan ramah.

“Beliau itu orang yang sangat sederhana,” kata Wakil Bupati Paulus Indubri pada di rumah duka di Perumahan Pemda Manggurai, Wasior sebelum ibadah pemakaman.

Almahrum Jusak Karubuy menjabat Sekda Teluk Wondama mulai  2012 hingga 2015 pada periode pemerintahan Bupati Alberth H. Torey. Dan berlanjut pada periode Bupati Bernadus A. Imburi sampai dengan  pensiun pada Mei 2017.

Kendati hanya selama satu tahun lebih bersama di pemerintahan, Wabup Indubri mengakui dia bersama Bupati Bernadus Imburi telah mendapat banyak pengalaman berharga dari almahrum.

“Saya minta teman-teman ASN belajarlah dari pengalaman beliau selama memimpin di tanah ini,” ujar Indubri sembari menghaturkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas jasa dan dedikasi almahrum.

Suami Julia Inggrid Manusiwa itu tercatat sebagai tokoh perintis pemekaran Kabupaten Teluk Wondama. Hengki Mambor, salah satu tokoh perjuangan pembentukan Kabupaten Teluk Wondama menceritakan bagaimana almahrum berperan dalam upaya melahirkan Teluk Wondama pada 2002.

“Kita rapat pertama untuk minta legitimasi rakyat untuk mempersiapkan pemekaran Teluk Wondama  di rumah almahrum  pada 2002. Dari situ lahirlah surat mandat dari LMA Wasior dan LMA Windesi untuk bentuk tim sukses pemekaran Kabupaten Teluk Wondama,” kata Hengki Mambor yang merupakan eks Kepala Bappeda.

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang 3305 Teluk Wondama juga merasa sangat kehilangan atas berpulangnya Jusak Karubuy. Sebagai Ketua Kwarcab, almahrum tidak saja mampu membenahi keorganisasian, dia  juga sukses menghadirkan beragam prestasi yang membuat harum nama Kabupaten Teluk Wondama.

Almahrum telah mendapatkan tanda penghargaan Melati yang merupakan tanda penghargaan tertinggi dalam Gerakan Pramuka oleh Presiden Republik Indonesia, “ucap Kuro Matani, pengurus Kwarcab 3305 Teluk Wondama.

Berkarya di pemerintahan selama sekitar 40 tahun, almahrum telah menduduki berbagai jabatan penting. Sebelum menjabat Sekda di Teluk Wondama, dia lama bertugas di Kabupaten Teluk Bintuni. Di tanah ‘Kali Kabur’ itu, almahrum pernah menjabat Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum.

Sebagai penghormatan atas dedikasinya di Bintuni, Pemkab Teluk Bintuni mengutus eks Sekda Wim Fimbay bersama Kepala Bagian Umum ikut hadir dalam pemakaman Jusak Karubuy.

Almahrum meninggal dunia pada 8 Februari 2018 karena sakit. Alumnus SMEA Negeri Manokwari ini pada 1976 meninggalkan satu orang isteri Julia Inggrid Manusiwa dan dua orang anak, Andro Y.W Karubuy dan Emelia Karubuy. Dia dimakamkan di tempat pemakaman umum Dotir, distrik Wasior. (brv)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: