Salah satu titik dalam kawasan hutan lindung Wosi-Rendani yang sudah kosong tanpa pohon. Tampak sebagian dari kawasan ini sudah dipenuhi rumah-rumah penduduk. Foto: Dokumentasi CAHAYAPAPUA.com

Selamatkan Hutan Wosi-Rendani, Dishut Akan Pakai Tanaman Buah

MANOKWARI – Dinas Kehutanan Kabupaten Manokwari terus berupaya mempertahankan hutan lindung Wosi-Rendani agar tidak sampai hilang. Dari awalnya memiliki luas lebih dari 300 hektar, kini kawasan hutan yang tersisa diprediksi hanya sekitar 100-an hektar.

Tahun 2014 lalu, upaya yang dilakukan mencapai hasil menggembirakan di mana telah tercapai kesepakatan dengan masyarakat adat di sekitar hutan untuk mempertahankan 112 hektar kawasan hutan tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dishut Erens Ngabalin mengatakan, sebagai tindak lanjut untuk menyelamatkan kawasan lindung itu, pihaknya akan menempuh terobosan baru dengan memberi nilai tambah terhadap hutan Wosi-Rendani. Caranya melalui pengembangan tanaman buah-buahan.

Dishut akan menyiapkan bibit pohon buah-buahan seperti rambutan, durian maupun tanaman buah lain yang cocok kepada masyarakat adat setempat untuk ditanami di kawasan hutan Wosi-Rendani.

Diharapkan dari tanaman buah-buahan itu masyarakat sekitar hutan bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk menopang perekonomian mereka. Sehingga ke depan diharapkan, tidak terjadi lagi praktik menjual tanah kaplingan di dalam kawasan hutan Wosi-Rendani seperti yang banyak terjadi selama ini.

“Kalau rambutan satu pohon dibeli dengan 5 juta, satu orang punya 10 pohon berarti bisa dapat 50 juta, logikanya seperti itu. Kalau 100 pohon, jadi terlalu gampang dia bisa dapat uang, “ kata Erens, di kantor bupati di Sowi Gunung, Senin (12/1/2015).

Konsep ini, menurut Erens juga dalam rangka mendukung predikat Kota Buah yang selama ini disematkan terhadap kota Manokwari.

“Bagian kita adalah mendukung Manokwari sebagai Kota Buah. Ide ini yang nanti kita kembangkan dengan mengembangkan tanaman buah-buahan di hutan Wosi-Rendani. Jadi selain dia menghasilkan pohon tapi dia juga hasilkan buahnya, “ pungkas Erens. |ZACK TONU BALA

Tinggalkan Balasan