MANOKWARI, Cahayapapua.com— Warga korban banjir di bantaran Kali Transito, di depan SMAN2 Manokwari, bertahan dengan makanan dan pakaian seadanya pasca banjir menghantam pemukiman mereka, Selasa (13/2). Bahkan ada yang mengaku belum makan sejak banjir melanda.

Banjir yang mencapai ketinggian dua meter lebih pada Selasa tersebut membuat seluruh perabotan rumah tangga macam alat makan, pakaian dan alat elektronik warga di RT 4/RW4 Kelurahan Wosi tersebut rusak berat.

Nikodemus Rawar misalnya. Dia mengatakan mereka kini hanya bertahan dengan pakaian seadanya. Ia juga mengaku belum makan sejak banjir melanda.

“Kami hanya bertahan dengan pakaian yang ada dan juga saat ini kami belum makan. Semalam saya mau membeli makan namun ternyata uang saya juga ikut terbawa banjir jadi sampai saat ini kami belum makan,” ujar Nikodemus, warga setempat Rabu sore, (14/2).

Nikodemus menambahkan saat ini tidak ada perabotan miliknya yang selamat. Bahkan sampai kemarin, ia mengaku hanya mengenakan pakaian dibadan.

Ia berharap pemerintah segera mencari solusi untuk menanggulangi banjir agar mereka tidak menjadi korban banjir pada waktu-waktu kedepan.

Farida, warga yang juga merupakan korban banjir di Kali Transito mengaku bahkan belum tidur sejak kebanjiran. Segala perabotan rumah tangganya juga rusak. Ia bahkan mengaku belum makan.

“Saat ini anak-anak kami pun tidak sekolah karena perlengkapan sekolah basah,” ujarnya ketika ditemuai Cahaya Papua Rabu sore.

Farida menambahkan saat ini belum ada bantuan obat-obatan dan terutama makanan, padahal warga sangat membutuhkan makanan. “Kami tidak bisa masak kerena semua alat masak dan bahan makanan terendam banjir,” ujarnya.

Sama seperti Nikodemus dan Farida, Anwar warga yang juga merupakan korban meluapnya Kali Transito mengaku sampai saat ini belum bisa tinggal di rumahnya. Pasca banjir ia mengaku tidur di rumah keluarga.

“Tanggul di sekita tempat kami tidak tinggi akibatnya rumah kami tergenang banjir. Seluruh perabotan terencam banjir. Kami berharap uluran tangan pemerintah untuk memberikan bantuan makanan.” |Safwan Ashari Raharusun

Leave a Reply