Semen Manokwari diekspor hingga PNG dan Timor Leste

MANOKWARI, Cahayapapua.com— PT SDIC Papua Cement Indonesia yang beroperasi di Manokwari, Papua Barat terus mengembangkan pemasaran dan saat ini sudah melayani ekspor ke dua negara tetangga.

Direktur Utama PT SDIC Cement Papua Shi Wei Fei di Manokwari, Kamis, mengatakan, perusahaanya saat ini sedang dalam tahap pemantapan. Produksinya lebih banyak dijual di wilayah Papua, Papua Barat dan Maluku. “Untuk keluar baru ke PNG (Papua Neu Genea) dan Timur Leste,” kata Shi Wei.

Menurutnya, saat ini pihaknya belum bisa memperoleh untung sebab investasi yang dikeluarkan cukup besar. Hal yang kedepankan saat ini adalah stabilitas produksi.

Terkait kebutuhan tenaga kerja, saat ini sebagian masih menggunakan tenaga ahli dari Tiongkok. Sambil berjalan pihaknya pun sedang melakukan persiapan alih teknologi kepada tenaga kerja lokal.

“Pabrik semen ini membutuhkan tenaga skill dan berkompeten. Namun kedepan sambil dilatih tenaga kerja lokal menjadi perhatian untuk bekerja di perusahaan ini,” ujarnya.

Shi Wei mencontohkan penanganan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) membutuhkan tenaga skill. Perusahaan tak tertutup bagi tenaga kerja lokal, kompetensi menjadi pertimbangan utama. “Perusahan memiliki agenda untuk latih dan meningkatkan kemampuan tenaga lokal di sini. Kita upayakan ada transfer ilmu dari tenaga kerja asing ke tenaga kerja lokal,”tuturnya.

Saat ini pihaknya masih bergantung pada ketersediaan tenaga asing. Perusahaan mendorong agar tenaga kerja lokal segera siap, sebab penggunaan tenaga asing menambah biaya produksi.  Dengan alih skill dan teknologi diharapkan secara bertahap, ketergantungan pada tenaga kerja asing  terus dikurangi. “Tenaga asing akan pelan-pelan dikurangi dan akan utamakan tenaga kerja lokal,”sebutnya. (IBN)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: