Dermaga pabrik semen SDIC Manokwari di Distrik Manokwari Selatan.

Semen Manokwari di Kei Rp 46 Ribu/Sak, Demas Panggil Pihak SDIC

MANOKWARI- Terdapat salah satu fakta mengejutkan yang dibeberkan oleh politisi PKPI Papua Barat yakni Xaverius Kameubun.

Anggota DPRD Papua Barat itu menyebut, harga Semen Conch milik PT.SDIC Papua Cement Indonesia yang beroperasi di Kampung Maruni, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, dijual dengan harga Rp 46 ribu di daerah asalnya yakni Maluku Tenggara atau yang dikenal dengan daerah Kei.

Harga tersebut tentunya jauh berbeda dari harga pasaran yang tersebar di Kota Manokwari yakni Rp 81 ribu hingga 84 ribu untuk satu sak semen.

“Ada sesuatu yang luar biasa terjadi yaitu harga semen yang sudah diproduksi dari tempat ini, di Manokwari harganya hampir sama dengan semen yang lain, dan semen yang diproduksi di Maruni ini sudah sampai di kampung saya, dan saya coba beli harganya cuma Rp 46 ribu, di Kei sana,” tegasnya akhir pekan lalu.

Tentunya hal ini, menurut Xaverius, sangat jauh dari yang diharapkan. Untuk itu Pemda Manokwari harus menjadikan hal ini sebagai perhatian serius. Dan wajib mengawal terus harga yang diberikan.

“Kalau semen lain mahal 80 hingga 90 ribu wajar karena dibawa dari tempat lain, tetapi kasihan kalau semen diproduksi disini tetapi harganya masih sangat mahal,”tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan mengatakan, terkait dengan masalah semen Maruni, pihaknya telah memanggil pihak SDIC serta distributor beberapa waktu lalu, guna membahas harga semen yang sudah dipasarkan tanpa sepengetahuan Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari.

Dimana dalam pertemuan yang dipusatkan pada ruang kerja bupati itu, semen Maruni yang dijual oleh pihak PT.SDIC kepada para distributor memiliki harga Rp 62.500, sedangkan harga yang ditawarkan pada pasar bervariasi yakni Rp 80-85 ribu. “Saya sudah tegaskan soal semen, saya sudah berikan pilihan, kalau tidak turunkan harga berarti pabrik kita tutup, tinggal pilih saja,” tukas bupati. (ACS)

 

 

Tinggalkan Balasan