Pegawai Negeri Sipil formasi 2013/2014 dilingkungan Pemerintah Papua Barat

Serahkan SK, Bram kepada CPNS: Bekerjalah dengan Baik dan Jujur

MANOKWARI, Cahayapapua.com– Gubernur Papua Barat Abraham O. Atururi menghimbau kepada seluruh jajaran PNS dilingkungan provinsi Papua Barat agar bekerja dengan baik dan jujur serta berkomitmen membangun tanah Papua.

Hal ini disampaikan dalam kesempatan membagi SK PNS formasi tahun 2013, di ruang rapat lantai III kantor Gubernur Papua Barat, Arfai Gunung, Manokwari, Senin (29/2/2016).

Gubernur mengarahkan kepada PNS yang baru dilantik serta seluruh PNS yang sudah menduudki jabatan penting di satuan kerja masing-masing agar bekerja dengan jujur dan selalu ingat berbagi.

“Jangan makan sendiri, kalau ada berbagi kasih sayang dengan yang lain. Jangan sampe makan sendiri, perut buncit sendiri nanti sakit sendiri baru mati sendiri lagi,” kata Gubernur menegaskan.

Bram berujar, pembagian SK PNS yang sudah dibubuhi tandatangannya ini sudah pasti dianggap memiliki keberuntungan sendiri, dan atas kehendak Tuhan sejumlah pejabat PNS yang memiliki jabatan penting bahkan menjadi petinggi daerah seperti contohnya mantan kepala bidang di SKPD Markus Waran pemprov yang menjadi Bupati Manokwari Selatan.

Gubernur dalam arahannya juga sempat menyampaikan, supaya para PNS yang baru diberikan SK ini jika nantinya menjadi pemimpin di Instansi pemerintahan atau sebagai kepala bagian harus betul-beul menjadi pemimpin dan menjadi kepala bagian.

“Jangan menjadi kepala bagian yang sebagian.” “Jika ada kepala bagian yang tidak bekerja dengan baik dan jujur, saya akan melakukan mutasi sebelum turun dari jabatan,” tegasnya mengingatkan.

“Sebelum saya turun jabatan, saya akan perbaiki, sehingga siapapun gubernur yang akan terpilih nantinya terpilih bisa memimpin dan membawa Papua Barat ini kedepannya lebih baik,” sambung Bram.

Sementara itu, berdasarkan laporan kepala BKD Papua Barat Yustus Meidodga, penyerahan SK PNS formasi 2013/2014 kali ini berjumlah 279 orang dan diterima dan diangkat sebagai PNS.

Ia mengatakan dalam perjalanannya ada 3 orang yang dihapus karena tidak melaksanakan tugas dan mengikuti prajabatan, dan 1 orang meninggal dunia, sehingga penyerahan SK PNS ini sebanyak 275 orang. “Dari 77 diantaranya SK sudah disiapkan namun berkas belum lengkap sehingga belum diserahkan. Sehingga yang diserahkan pada kesempatan ini hanya 198 orang,” terang Yustus. |ARIF TRIYANTO

Tinggalkan Balasan