Ilustrasi Penganiayaan

Setelah Dipalak, Pedagang Kasur Ini Dianiaya Pemabuk

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.comSeorang pedagang kasur keliling, Ahmad Rohan (45), menjadi korban penganiayaan pelaku (FK dan MU) dalam kondisi dipengaruhi miras. Korban dianiaya kedua pelaku di Jalan Reremi Puncak TK. Santarita, Senin (8/12/2014) disertai tindakan pemalakan.

Kejadian sekitar pukul 07.30 WIT bermula saat korban melintas dan menawarkan kasur dagangannya. Mendadak muncul kedua pelaku yang dipengaruhi miras menyambangi korban. Kedua pelaku kemudian meminta uang kepada korban. Karena tidak memegang uang, korban menyampaikan kepada pelaku “saya tidak punya uang, saya ini baru saja keluar jualan”. Merasa kesal, kedua pelaku kemudian memukul korban dan sempat menginjak korban yang terjatuh di tanah. Korban kemudian melarikan diri dan melaporkan kejadian yang menimpanya kepada aparat Polsek Kota.

Kapolres Manokwari, AKBP Johny Edizzon Isir, SIK.,MTCP melalui Kapolsek Kota Manokwari, Kompol. R. Herminto MJ kepada wartawan membenarkan kejadian penganiayaan tersebut. Dikatakan, kini salah satu pelaku berinisial FK sudah diamankan di sel Polsek, sementara rekannya MU berhasil melarikan diri dan telah ditetapkan sebagai buronan polisi.

Dari kejadian penganiayaan tersebut, korban mengalami luka memar di wajah dan kaki. FK, aku Herminto telah mendekam di sel tahanan Polsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku MU masih dalam pengejaran pihak kepolisian. Pelaku terancamdijerat Pasal 351 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara.| TAKDIR

 

Tinggalkan Balasan