Sanusi Rahingmas

Sikap DPW PKB Dinilai Kurang Akomodir Suara Kader

MANOKWARI, Cahayapapua.com—- Sikap sejumlah pengurus DPW Partai Kebangkitan

Bangsa (PKB) Provinsi Papua Barat dinilai tertutup dan tidak aspiratif. Penilaian ini berkaitan dengan keputusan atau dukungan politik bagi pasangan bakal calon yang akan maju pada pilkada Papua Barat 2017 mendatang. Penilaian ini dilontarkan salah seorang kader PKB, Sanusi Rahaningmas. Ia menilai, dalam menentukan dukungan bagi pasangan calon, pengurus DPW kurang memperhatikan aspirasi kader. Sikap politik terkesan diputuskan tanpa mengakomodir saran usul kader. “Kami yang berjuang dan mendapatkan kursi sehingga bisa duduk sebagai anggota DPR dari PKB. Tapi tidak pernah tahu arah partai ini kemana dan siapa. Seharusnya tidak seperti ini jika pengurus (DPW) tahu aturan dan etika,” kata Sanusi. Menurutnya, sikap dukungan DPP partai tidak serta merta diputuskan begitu saja. Tetapi berdasarkan usulan dan masukan dari DPW partai. “Yang jelas, hanya segelintir orang di internal DPW, yang bekerja dan mengatasnamakan partai,” ujar Sanusi. Dia mengemukakan, sikap tertutup dari pengurus DPW nampak dalam tahapan seleksi. Dimana, tidak dilakukan uji kepatutan dan kelayanan terhadap pasangan bakal calon. “Di Papua dan daerah lainnya, tahapan ini dilaksanakan. Hanya di Papua Barat saja yang tidak laksanakan,” tandasnya. Terpisah, Ketua DPW PKB, Abdullah Gazam menanggapi dingin soal sikap pengurus partai yang dituding tertutup dan tidak mengindahkan aspirasi kader. Kata Gazam, penentuan sikap politik menjadi hak pengurus partai secara bernjenjang. “Persoalan rekomendasi adalah hak pengurus. Dan ini adalah kebijakan partai yang harus diluruskan sehingga dapat dipahami oleh semua pihak,” kata Gazam. Gazam menambahkan, saran dan masukan dari masyarakat di Papua Barat sangat dibutuhkan untuk ikut membantu PKB dalam menentukan sikap dan dukungan kepada kandidat yang tepat. “Kami juga minta saran dan masukan dari masyarakat di Papua Barat sehinga dukungan bagi pasangan calon adalah keputusan yang berpihak pada keinginan masyarakat,” tandasnya. (ALF)

Tinggalkan Balasan