Ombudsman Foto: Ist

Sikapi Temuan BPK, Ombudsman Papua Barat Akan Surati KPK

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com—- Ombudsman RI Perwakilan Papua Barat akan menyurati Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung untuk menindaklanjuti temuan BPK terhadap sejumlah SKPD di Pemprov Papua Barat.

“Kami akan segera menyurat,” kata Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Papua Barat, Nortbertus di ruang kerjanya, Rabu (14/1/2015).

Nortbertus mengapresiasi Pemprov Papua Barat yang berani mengumumkan temuan BPK terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Papua Barat oleh sejumlah SKPD pada tahun 2012, 2013 dan 2014 baru-baru ini.

Nortbertus mengatakan keberanian Pemprov Papua Barat merupakan satu langkah berani. “Meskipun sudah menjadi keharusan bagi pemerintah untuk mempublikasikan setiap laporan keuangan kepada masyarakat secara terbuka sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik,” kata Nortbertus.

Kepala Inspektorat Papua Barat H Sugestiono, Senin (5/1/2015), membacakan temuan BPK terhadap sejumlah SKPD pada tahun anggaran 2012, 2013 dan 2014. Temuan ini diumumkan berdasar permintaan Sekda Papua Barat Nataniel Mandacan.

Pada 2014, terdapat temuan pada 7 SKPD yang mencapai total Rp. 3,8 miliar lebih, 2013 Rp.5 miliar lebih, sementara tahun 2012 mencapai Rp. 5 miliar lebih

Temuan ini beragam, seperti denda keterlambatan membayar biaya proyek, kelebihan membayar, kemahalan harga, pekerjaan yang kurang volume dan pembayaran lebih dulu kepada rekanan hingga pekerjaan fiktif. |RIZALDI TARAFANUR

Tinggalkan Balasan