Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan.

SKPD Diminta Batasi Tenaga Honorer

MANOKWARI, Cahayapapua.com——- Bupati Kabupaten Manokwari, Demas Paulus Mandacan meminta setiap satuan perangkat kerja daerah untuk tidak lagi menambah jumlah tenaga kerja honorer di Pemerintahan Kabupaten Manokwari.

Mengingat saat ini jumlah tenaga honorer di Kabupaten Manokwari terbilang cukup banyak, sehingga pengeluaran anggaran di pemerintahan Kabupaten Manokwari juga dinilai cukup besar.

Ditambah lagi, banyak tenaga kerja honorer yang malas menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dalam membantu kinerja SKPD.

“Saya tidak mau ada tambahan honor lagi, siapa yang suruh tambah, kemarin saya perintah untuk mendata, bukan untuk menambah honorer,”tegas bupati.

Dikatakan, saat ini terdapat beberapa SKPD yang masih melakukan penambahan tenaga kerja honorer, sehingga jumlah tenaga kerja honorer semakin banyak di pemerintah Kabupaten Manokwari.

“Kalian tambah honorer, baru mau dibiayai dengan apa, terus itu perintah siapa untuk menambah tenaga kerja honorer,” tegasnya.

Menurut bupati, saat ini dirinya telah memegang data honorer di Kabupaten Manokwari, sehingga pada apel gabungan Senin mendatang, setiap tenaga kerja honorer akan dipisahkan dari barisan Pegawai Negeri Sipil.

Hal tersebut tentunya sebagai bahan evaluasi bupati dalam melihat jumlah tenaga kerja honorer di Kabupaten Manokwari. “Honor haru ikut apel, nanti dipisahkan, saya mau tau jumlah honor ada berapa,”ucapnya.

Untuk itu, dikatakan bupati kedepan tenaga honorer tambahan tersebut tidak akan diakomodir, dimana pemerintah Kabupaten Manokwari hanya akan memakai tenaga kerja honorer yang sudah masuk dalam data yang ada padanya.

“Tidak ada tambahan-tambahan lagi, belum ada instruksi saja sudah main tambah-tambah,” pungkasnya. (ACS)

Tinggalkan Balasan