Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan.

SKPD Pengelola DAK Dilarang Keluar Daerah

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Mengantisipasi keterlambatan pelaksanaan pekerjaan fisik yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan minta SKPD pengelola DAK segera membuat perencanaan, agar saat DPA dibagikan bisa langsung dilaksanakan.

“Disampaikan kepada pimpinan  SKPD dan staf  yang menangani DAK 2017 segera proses administrasi pelaksanaan DAK 2017 dan tidak diperkenankan keluar daerah dengan alasan apapun,” tegas Demas dalam rapat bersama dengan pimpinan SKPD, Selasa (2/5/2017) di ruang kerjanya.

SKPD yang mengelola DAK tahun 2017 yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas PU, Dinas Perhubungan, Dinas Perindagkop, Dinas Pertanian, Badan Pemberdayaan Perempuan, dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Manokwari.

Dikonfirmasi melalui Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setda Manokwari Maria Rahareng menegaskan, pertemuan tersebut merupakan antisipasi keterlambatan pembagian DPA Kabupaten Manokwari, sehingga tidak berdampak pada pekerjaan yang didanai oleh pusat melalui DAK.

“Bagi pengelola dana DAK diharapkan dapat membuat perencanaan lebih awal sehingga setelah DPA nanti dibagikan sudah bisa melakukan pekerjaan yang dianggarkan,” terangnya. (acs)

Tinggalkan Balasan