Lomba Diskusi Cinta Tanah Air di Aula RRI Manokwari, kemarin. Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Manokwari memborong juara dalam lomba tersebut.

SMAN 1 Manokwari Borong Juara Lomba Diskusi Cinta Tanah Air

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com—– Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Manokwari memborong juara lomba diskusi parade cinta tanah air yang digelar Kementerian Pertahanan bersama pemerintah Provinsi Papua Barat, di Manokwari.

Pada lomba yang dilaksanakan di Aula RRI Manokwari, Rabu (3/8/2016), peserta dari sekolah tersebut memborong sekaligus juara satu dua dan tiga. Juara empat diperoleh peserta dari SMA Vilanofa.

Gubernur Papua Barat, Abraham O Atururi melalui sambutan yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Zakonias Sawaki mengatakan, nilai-nilai cinta tanah air mulai terkikis dikalangan pemuda Indonesia.

Menurutnya, semangat pemuda di era saat ini harus mencontoh pemuda di era tahun 1908 hingga 1945. Dizaman tersebut, semangat pemuda sangat menggelora dan mampu menggerakan perubahan secara nasional.

“Globalisasi dan kemajuan teknologi membuat pemuda lengah. Semestinya teknologi dimanfaatkan mendukung kualitas anak bangsa dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kebangsaan,” kata dia.

Dia menyebutkan, pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menjadi tantangan pemuda Indonesia. Kehadiranya harus menjadi spirit bagi pemuada untuk siap bersaing di negeri sendiri dengan orang-orang dari mancanegara.

“Bahkan adik-adik ini harus siap bersaing bukan di luar negeri saja. Jika ada kesempatan untuk bersaing di luar negeri kenapa tidak. Ambil manfaatnya, pasar global sudah terbuka lebar,” ujarnya menambahkan.

Menurutnya, keterampilan menjadi bekal dasar bagi putra-putri Papua di era MEA. Ia tak ingin anak-anak Papua menjadi penonton di tengah pasar negara-negara ASEAN.

Ketua Penyelenggara Lomba, Kolonel Nur Azis pada kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk tingkat SMA dan Peguruan Tinggi. Juara satu dari lomba tersebut, akan diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti lomba diskusi tingkat Nasional.

“Diskusi tingkat nasional akan dilaksanakan di Cibubur pada 5 hingga 9 September mendatanga. Perwakilan dari 34 provinsi akan akan hadir dalam event nasional ini,” katanya.

Selain diskusi, kegiatan di Cibubur akan diisi dengan kegiatan fisik seperti PBB, tim work building, dan kunjungan ke sejumlah obyek pariwisata perjuangan nasional.

Nur Azis menuturkan, peserta dari Manokwari memiliki wawasan kebangsaan yang cukup bagus. Ia yakin, mereka bisa bersaing dengan pelajar dari daerah lain.

“Kuncinya adalah belajar. Kalau dibina secara baik, mereka tak akan kalah,”katanya menambahkan.

Lomba diskusi dilaksanakan secara beregu. Panitia mempersilahkan setiap sekolah mendelegasikan lebih dari satu regu pada kegiatan tersebut.

Empat regu yang berhasil menjuarai lomba diskusi siang kemarin yakni, juara satu pasangan Bhrisco JD Padatu-Beverly Joan Lawalata dari SMAN 1 Manokwari, Juara dua pasangan Febrianti I Butar Butar-Virginia J Parorongan dari SMAN 1 Manokwar, Juara tiga Moh Ragil Raharjo-Gispa Ferdinanda Warijo dari SMAN 1 Manokwari, juara empat Agustina Rintawati Fatubu-Carolina Bofra dari SMA Vilanofa. (IBN)

Tinggalkan Balasan