Ilustrasi.

Soal DAK Mansel 2015, Kejaksaan Tunggu Hasil Audit Resmi BPK

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Wilayah Papua Barat akhirnya menemukan adanya dugaan kerugian keuangan negara dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) tahun 2015.    

Pernyataan ini diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Manokwari Agus Joko Santoso melalui Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Irvan Bilaleya.

Dia mengatakan bahwa penyidik kejaksaan telah meminta pejelasan BPK mengenai temuan ini. Tak hanya itu, untuk menguatkan penjelasan BPK, pihaknya telah menyurati BPK untuk meminta hasil audit secara resmi.

“Jadi tinggal menunggu kapan BPK menyerahkan hasil auditnya supaya penyidikan kasus ini bisa sampai pada tahap pembuktian,” jelas Irvan.

Penyelidikan kasus tersebut bisa saja dilakukan tanpa hasil audit BPK, namun kejaksaan memilih meminta hasil audit untuk memperkuat dan menyempurnakan bukti.

Selain meminta penjelasan BPK, dalam kasus ini penyidik telah memanggil sejumlah pihak yang pada umumnya adalah pejabat teras Mansel di era itu untuk dimintai keterangannya.  (ONE).

Tinggalkan Balasan