Launching penjualan BBM jenis solar non subsidi yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pertambangan Energi Papua Barat, Jhon Tulus, Selasa (11/11/2014). Foto CAHAYAPAPUA.com|Takdir

Solar Non Subsidi Kurang Diminati di Manokwari

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.comUntuk menjawab antrian panjang di SPBU Sanggeng, Manokwari, terkait BBM jenis solar, pihak Pertamina memberikan kewenangan kepada SPBU Sanggeng untuk menjual BBM jenis solar non subsidi.

Launching perdana penjualan BBM jenis solar non subsidi dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pertambangan Energi Papua Barat, Jhon Tulus, Selasa (11/11/2014).

Namun dihari pertama penjualan, rupanya kurang diminati pengguna bahan bakar solar. Tidak tampak antrian. Karena harga jual untuk solar non subsidi adalah Rp 12.650 per liter. Sedangkan solar subsidi Rp 5.500 per liter.

Para pemilik kendaraan yang akan membeli solar subsidi terpaksa harus mengantri di dua SPBU yang masih melayani penjualan solar subsidi.

Perwakilan PT Pertamina (persero), SE Retail III Papua Barat, Indra Pratama menjelaskan, meski telah menetapkan SPBU di Jalan Yos Sudarso untuk menjual solar non subsidi, namun pihak Pertamina tetap menjual solar subsidi di dua SPBU di Manokwari, sebab akan berakibat fatal jika pihak Pertamina mengamanatkan untuk menyediakan BBM subsidi. “Namun tidak dilaksanakan, sehingga BBM subsidi harus tetap tersedia buat warga,” katanya.

Dijelaskan, untuk penjualan solar non subsidi, pihak SPBU tidak membatasi penjualan untuk pembelian, baik membeli menggunakan jirgen, drum, maupun tangki mobil sekalipun.

Dijelaskan pula, pihak Pertamian sudah menyediakan Pertamax di salah satu SPBU di Manokwari, yakni SPBU yang terletak di Jalan Drs Essau Sesa, namun kedepannya pihak Pertamina akan launching untuk Pertamax di tiga SPBU di Manokwari.

Disinggung soal antian dalam pembelian di SPBU, pihak Pertamina selalu memberikan brifing pada setiap operator SPBU untuk membatasi pengisian bahan bakar. Dimana untuk tangki mobil duble kabin hanya bisa memuat 80 liter dan untuk truk memuat 100 liter. “Tetapi jika memberikan BBM subsidi melawati ambang batas tangi bawaan mobil tersebut, maka SPBU telah mengakomodasi tangki modifikasi,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi keributan saat launching perdana penjualan solar non subsidi, puluhan aparat kepolisiaan dari polsek kota dan Polres Manokwari dikerahkan untuk menjaga SPBU tersebut selama berlangsung launching.|TAKDIR

EDITOR: BUSTAM

Tinggalkan Balasan