logo techno park

Sorsel akan Bangun Techno Park

TEMINABUAN, CAHAYAPAPUA.com– Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) dalam waktu dekat akan membangun techno park yang rencananya akan dibangun berdampingan dengan lokasi kampus Akademi Sorong Selatan (Akness) baru yang saat ini sedang dibangun di Keyen.

Demikian dikemukakan Kepala Bappeda Kabupaten Sorsel, Suroso, S.IP, MA usai menghadiri penutupan lokakarya ekonomi kerakyatan yang diselenggarakan Bagian Perekda Setda Kabupaten Sorsel di Hotel Mratwa-Sesna, Rabu (7/10) lalu.

Suroso mengatakan Pemkab Sorsel memanfaatkan program 100 techno park pemerintah pusat sebagai salah satu tindaklanjut penjabaran dari program Nawa Cita Presiden RI Joko Widodo untuk membangun techno park dengan fokus pengembangan pada sagu.

Pembangunan techno park di Kabupaten Sorsel menurut Suroso sudah mendapat persetujuan dari Kementerian Riset Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi (Manristekdikti).te

Bahkan tim dari Manristekdikti, sambungnya, sudah melakukan visitasi terkait rencana pembangunan techno park di Kabupaten Sorsel pada Kamis minggu lalu. “Masing-masing techno park di setiap kabupaten/kota di Indonesia memiliki ciri masing-masing. Untuk kita di Kabupaten Sorsel berfokus pada pengembangan sagu,” katanya.

Sebelum techno park dibangun, pihaknya akan bersama-sama dengan beberapa pilar penting menyusun kelembagaan, menyusun studi kelayakan dan lainnya.
Salah satu syarat dalam pembangunan techno park, kata Suroso, harus bergabung beberapa pilar di dalamnya yakni ABGC (Akademisi, Bisnis, Government, dan Community).

“Kita di Sorsel tiga pilar ini sudah ada. Pemda sudah berkomitmen melakukan pengembangan sagu, ada kampus Akness di bawah UNIPA yang bergerak di bidang pengembangan sagu, dan kita memiliki dua perusahaan besar yang mengelola sagu yakni Perum Perhutani dan PT. ANJ Agri Papua. Sehingga techno park ini layak diberikan di Kabupaten Sorsel,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan techno park ini nantinya akan dijadikan tempat untuk melakukan penelitian dan pengembangan yang terintegrasi di dalamnya juga sebagai tempat belajar, rekreasi dan sebagainya.

Sehingga lokasinya sesuai arahan dari Manristekdikti, techno park akan dibangun berdampingan dengan kampus Akness yang baru. Lokasi pembangunan techno park ditargetkan antara 10-15 hektar, karena di dalamnya akan terintegrasi sebagai tempat penelitian, kebun sagu, industry kecil sebagai tempat praktek.

“Terkait keberadaan tanah akan segera diselesaikan dengan pemilik hak ulayat untuk pelepasannya. Memang sebelumnya pemda telah menyiapkan lahan seluas 15 hektar di Moswaren, namun karena alasan tertentu yang disampaikan tim dari Manristekdikti, maka lokasinya berdampingan dengan kampus Akness yang baru,” jelasnya. (BIB)