Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Papua Barat, Elisa Sroyer

Sroyer : Permasalahan MRPB Perlu Dibahas Bersama

MANOKWARI, Cahayapapua.com—– Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Papua Barat, Elisa Sroyer mengatakan, dalam waktu dekat akan digelar pertemuan untuk menyikapi permasalahan menyangkut lembaga Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat (MRP-PB).

“Kami akan sampaikan telaah hukum kepada pak gubernur sehingga perlu ada pertemuan yang difasilitasi oleh Sekda dan Asisten I dengan Biro Pemerintahan, Biro Hukum, dan Badan Kesatuan Bangsa menyangkut permasalahan MRP Papua Barat,” kata Sroyer, Senin (25/4/2016)

Kata Sroyer, secara pribadi dirinya mendapatkan informasi soal perpanjangan masa bakti 33 anggota MRP Papua Barat (MRP-PB) hingga 3 bulan kedepan. “Jika diperpanjang, kewenangan apa yang diberikan,” ujarnya.

Menyoal informasi tentang surat gubernur Papua Barat yang ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri terkait usulan perpanjangan MRP-PB, Sroyer berujar, belum mengetahui dengan pasti akan surat tersebut.

Menurut Sroyer, pertemuan yang akan perlu digagas tersebut untuk memastikan kewenangan MRP-PB setelah diperpanjang. Apakah hanya terkait proses pemilihan keanggotaan yang baru. Atau terkait pelaksanaan pilkada.

“Amanat Undang-undang Otsus memerintahkan MRP harus memberikan pertimbangan dan persetujuan terhadap bakal calon gubernur dan wakil gubernur. Jika demikian, proses ini harus dijaga bersama sehingga tidak timbul masalah di kemudian hari,” ujar Sroyer lagi.

Dia menambahkan, surat gubernur kepada Menteri Dalam Negeri terkait perpanjangan masa bakti MRP-PB bisa saja dalam rangka mengantisipasi adanya kekosongan di lembaga kultur tersebut.

“Mungkin seperti itu, sebagai perwakilan pemerintah pusat, gubernur memiliki tanggungjawab moril. Kalau mau memilih anggota yang baru pasti akan mengganggu tahapan pilkada,” imbuhnya. (ALF)

Tinggalkan Balasan