Wisudawan STKIP Muhamadiyah berfoto bersama usai diwisuda.

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Sekolah Tinggi Kependidikan STKIP Muhamadiyah Manokwari kembali menggelar Rapat Senat Terbuka di Gedung Wanita, Sabtu (2/12), yang melahirkan sekitar 115 calon guru yang siap disebarkan di wilayah Manokwari.

Ketua STKIP Muhamadiyah Manokwari Murniati mengatakan Seharusnya terdapat 116 Mahasiswa yang di Wisuda Tahun ini namun karena alasan Administrasi satu Mahasiswa di nyatakan gugur.

“Tadinya yang ikut ujian itu 116 orang namun yang di wisudakan hanya 115 orang meski kesalahan-kesalahanya dianggap belum begitu fatal,” kata Murniati usai memimpin Rapat Senat Terbuka.

Dikatakan, peserta yang diwisuda ini untuk lima program studi yang ada di STKIP Muhamadiyah Manokwari. Terdapat tiga mahasiswa yang meraih cumlaude diantaranya Cucun Nofriyanti meraih IPK 3,83 sedangkan Roberta Avitri Anugrah meraih 3,73 dan Nur Hanifah Nasution 3,74.

“STKIP Muhamadiyah ini merupakan satu-satunya lerguruan tinggi di sini yang mencetak tenaga guru, bahkan lulusan yang ada ini banyak sudah di pesan sekolah-sekolah,” ujar Murniati.

Diantara yang diwisuda tahun ini kebanyakan adalah para guru yang memperbaharui status akademiknya, selebihnya merupakan tenaga honorer sesuai permintaan sekolah saat para mahasiswa ini mengikuti KKN.

Dia juga mengatakan dalam hal peningkatan SDM STKIP mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam bentuk anggaran hibah. Anggaran tersebut digunakan untuk meningkatkan SDM dosen di kampus tersebut.

Dalam Rapat Senat terbuka itu hadir juga Kepala Kopertis Wilayah Papua Papua Barat,  Pemerintah Papua Barat juga perwakilan DPP Muhamadiyah serta sejumlah orang tua mahasiswa. (mar)

Leave a Reply