Pedagang disalah satu pasar di Manokwari. | CAHAYAPAPUA.com | Dokumentasi

Stok Bapok Jelang Natal dan Tahun Baru Dilaporkan Cukup

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Persediaan bahan pokok (Bapok) di Kabupaten Manokwari masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan menghadapi hari raya Natal dan Tahun Baru 2015. Dari sembilan jenis bahan pokok (Sembako), hanya telur ayam yang dilaporkan mengalami kelangkaan dalam 2 pekan terakhir ini.

Kelangkaan terjadi akibat pasokan telur ayam dari luar Manokwari terlambat masuk. Dilaporkan harga telur ayam sudah kembali normal setelah pasokan dari luar daerah masuk. Sementara itu meskipun produksi beras lokal sedang terganggu, namun Bulog Manokwari memastikan stok beras cukup hingga akhir tahun nanti.

Informasi terkait stok Bapok itu disampaikan dalam rapat sub tim Bapok menyongsong Natal dan Tahun Baru Kabupaten Manokwari, Sabtu (13/12/2014) di kediaman dinas Wakil Bupati Manokwari di Jl. Brawijaya.

Rapat dipimpin Wabup Roberth KR. Hammar selaku ketua tim Bapok didampingi Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Frederik DJ. Saidui. Rapat itu diikuti para distributor bahan makanan, pemilik toko/mall, pedagang serta utusan dari instansi terkait.

Terkait kelangkaan telur, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Manokwari Kukuh Saptoyudo mengungkapkan, sampai saat ini Manokwari masih sangat bergantung dengan pasokan telur dari luar Papua.

Sekitar 90 persen telur termasuk daging ayam yang beredar di pasar lokal Manokwari adalah telur yang didatangkan dari Sulawesi seperti Manado atau Makasar maupun juga dari Jawa.

“Daging ayam maupun telur ayam lokal masih sangat sedikit. Yang ada hanya dari SP-3 (distrik Prafi). Belum banyak yang mau menekuni usaha ini karena stok pakan tidak ada. Sekitar 90 persen didatangkan dari luar (Papua), “ kata Kukuh.

Soal ketersediaan beras, Wabup Roberth Hammar mengaku telah mendapat informasi resmi dari Bulog Manokwari bahwa stok beras yang ada di gudang Dolog masih aman sampai dengan penghujung tahun 2014. Pihak Bulog sendiri tidak hadir dalam rapat sub Bapok.

Pada kesempatan itu juga dibahas tentang pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) barang-barang kedaluarsa.

“Kita rencanakan Senin atau Selasa kita mulai Sidak barang-barang expired. Kita harapkan Sidak yang kita lakukan tahun ini lebih teratur dan sopan karena sebenarnya yang kita lakukan itu adalah pembinaan, “ ujar Hammar. |ZACK TONU BALA

 

EDITOR: BUSTAM

Tinggalkan Balasan