Batik Kaimana yang diluncurkan oleh Dirjen Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata Oktober 2014 lalu. | CAHAYAPAPUA.com | Isabela Wisang

Sudah Diluncurkan, Warga Tak Tahu Kemana Membeli Batik Kaimana

KAIMANA,CAHAYAPAPUA.com– Pasca diluncurkan pada 20 Oktober 2014 lalu, hingga saat ini batik khas Kaimana belum beredar di pasaran. Warga yang ingin memiliki motif batik yang menggambarkan kearifan lokal Kaimana, penasaran kemana akan membeli batik, yang sempat diperagakan oleh sejumlah model pada kegiatan festival senja tahun 2014.

“Kemana batik khas Kaimana yang sempat mengundang perhatian ribuan pasang mata saat acara launching.”

Seperti inilah pertanyaan warga Kota Kaimana yang mengetahui bahwa Kaimana telah memiliki motif batik sendiri, sebagai ciri khas Kabupaten Kaimana.

“Batik Kaimana jualnya dimana. Mau beli, tapi tidak tahu beli dimana. Kami kira setelah peluncuran waktu lalu, batik sudah beredar di pasaran, ternyata belum,” kata warga Kaimana bernada kecewa dan penasaran.

Untuk diketahui, tiga motif batik khas Kaimana memiliki corak lukisan telapak tangan, corak burung garuda dipadukan dengan rumah adat serta bercorak gabungan ubur-ubur, duri babi, matahari, tifa dan manta.

Tiga motif batik ini, adalah pilihan tokoh adat dan seniman Kaimana, dari kurang lebih 10 motif yang berhasil dirancang desainer asal Jayapura.

Menurut Kepala Kantor Kebudayaan dan Pariwisata, Marthen Fenetiruma, 3 motif batik dimaksud, telah mendapatkan hak paten.

“Motif tapak tangan melambangkan tanda tangan abadi. Motif garuda dan rumah adat adalah penguasaan alam. Dan motif tifa, ubur-ubur, duri babi, matahari dan angka 8 adalah lambing persaudaraan. Inilah 3 motif yg diangkat dari kearifan lokal khas Kaimana. Ini menjadi kebanggaan kita masyarakat Kabupaten Kaimana,” ungkap Marthen Fenetiruma pada malam launching batik Kaimana. |ISABELA WISANG

Tinggalkan Balasan