Gedung Kantor Distrik Naikere yang Difungsikan Sementara Menjadi Pos Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Prajurit TNI AD. Kehadiran Pos TNI Ini Memberi Rasa Aman Bagi Masyarakat di Naikere

Sudah Terima Kunci, Mobil Dinas untuk Distrik Naikere Tak Pernah Ada

WASIOR, CAHAYAPAPUA.com-Meskipun merupakan wilayah terpencil dengan medan geografis yang cukup sulit, hingga kini Distrik Naikere belum memiliki mobil sebagai kendaraan operasional. Akibatnya pihak distrik sering mengalami kendala baik dalam pelaksanaan tugas pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Distrik setempat Leonard Rumainum mengungkapkan, sewaktu serah terima jabatan pada 2014, salah satu yang ikut diserahkan adalah kunci mobil dinas yang dipakai kepala distrik sebelumnya. Namun sampai sekarang mobil dinas itu tidak pernah mereka lihat wujudnya.

“Kami hanya terima kunci saja tapi barangnya tidak ada. Tidak tahu mobil itu ada di mana,” tutur Leo di hadapan Penjabat Bupati Jakonias Sawaki yang melakukan kunjungan ke Naikere, Rabu petang kemarin.

Demi menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari, dia terpaksa menyewa kendaraan roda empat jenis hilux untuk mendukung kelancaran tugas sehari-hari. Biaya sewa Rp.800 ribu per hari. “Sementara anggaran untuk mobil hanya 100 juta/tahun,”kata Leo.

Ia mengaku tidak tahu di mana keberadaan mobil dinas peninggalan Kepala Distrik sebelumnya. Namun dari informasi yang diterima, mobil dimaksud sudah dibawa ke Manokwari oleh salah seorang pejabat Pemkab Teluk Wondama.

“Nanti saya laporkan kepada Bupati definitif (Bernadus Imburi) agar ditarik kembali ke Wasior. Saya sudah sering ingatkan kepala SKPD agar segera bawa pulang mobil yang sudah dibawa ke Manokwari. Anda bekerja di sini makanya mobil harus ada di sini agar bisa dipakai untuk
pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sawaki.

Ia pun berjanji akan melaporkan kondisi yang dialami distrik
Naikere kepada Bupati dan Wabup definitif.“Saya akan laporkan kepada beliau berdua agar diperhatikan karena Distrik Naikere ini kondisinya sulit jadi harus diberi perhatian khusus,” kata Sawaki.

Komandan Pos Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Naikere Letda TNI M. Situmorang juga berharap ada mobil dinas untuk Distrik Naikere.“Kalau ada mobil kami juga bisa pakai untuk patroli. Selama ini paling kami hanya pantau paling jauh 5 Km karena tidak ada kendaraan jadi kami sulit,”ucap Situmorang. (BRV)

Tinggalkan Balasan