Plt Kadis Pendidikan Papua Barat Sudjanti Kamat. Foto: Dok pribadi/Facebook.com

Sudjanti Kamat: Sekolah Bebas Pilih, Kurikulum 2013 atau KTSP 2006

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com— Meskipun sebelumnya sudah ada edaran dari kementrian pendidikan dan kebudayaan soal pemberhentian kurikulum 2013. Namun masih banyak sekolah di Papua Barat yang tetap menjalankan kurikulum 2013.

Hal ini diakui Plt Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat Sudjanti Kamat, Senin (12/1/2015), di sela-sela pertemuan dengan Gubernur Papua Barat di Susweni.

Dikatakan, kementerian pendidikan sudah mengeluarkan edaran terbaru soal pemberlakuan kembali kurikulum 2013 dan 2006 Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Saat ini sekolah bisa memilih menggunakan sistem pendidikan berdasar kurikulum 2013 atau KTSP 2006.

Sampai saat ini pun masih ada dana program yang diturunkan dari pusat untuk pembiayaan kurikulum 2013 ke daerah-daerah.

Meski demikian anggaran program ini hanya diperuntukan bagi sekolah -sekolah yang menjalankan kurikulum 2013.

Ya tergantung sekolah saja masih ada yang pakai kurikulum 2013 atau KTSP kurikulum 2006 juga tetap jalan sesuai kemampuan masing-masing sekolah. Bagi yang mampu terus jalankan kurikulum 2013 bagi yang tidak bisa kembali ke KTSP,” kata Sudjanti.

Namun secara pribadi dia mengakui memang kurikulum 2013 dirasakan masih sulit untuk dilaksanakan di daerah terutama di pedalaman. Dia lebih setuju jika sistem pendidikan di Papua Barat menggunakam kurikulum 2006 (KTSP) yang dirasakan lebih mudah dilaksanakan sekolah dan siswa, terutama sekolah -sekolah di pedalaman.

“Kita ketahui bersama bahwa kondisi geografis di Papua Barat ini masih sangat sulit dijangkau, sehingga akan sulit melakukan sosialisasi-sosialisasi. Di sisi lain, keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) guru di Papua Barat juga masih sangat kurang, sehingga kita masih butuh guru -guru terlatih terutama di pedalaman,” katanya. |DINA RIANTI

Tinggalkan Balasan