Suksesi Pilgub, PKB Bantah Sudah Keluarkan Rekomendasi

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Meski pelaksanaan tahapan pilkada gubernur dan wakil gubernur Papua Barat periode 2017-2022 belum dimulai KPU. Namun eskalasi politik mengenai suksesi di provinsi ke-33 ini mulai meningkat. Klaim dukungan politik mulai terjadi.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sendiri membantah telah merekomendasikan figur yang digadang-gadangkan sebagai bakal calon gubernur.

Ketua PKB Provinsi Papua Barat, Abdulah Gazam menegaskan, belum ada rekomendasi resmi yang dikeluarkan.

“Memang telah dilakukan silaturahmi bersama salah seorang kandidat. Namun itu adalah hal yang lumrah. Silaturahmi tersebut bukan berarti keputusan akhir bahwa, PKB telah merekomendasikannya,” kata Gazam, Minggu (24/1/2016).

Menurutnya, PKB Papua Barat belum terlalu jauh melakukan komunikasi politik baik lintas parpol maupun dengan kandidat tertentu. Sehingga tidak benar adanya rekomendasi kepada bakal calon tertentu.

“Belum ada kata sepakat dengan kandidat tertentu atau telah bergabung berkoalisi dengan parpol tertentu. Kalau soal silaturahmi yang pernah kami jalin dengan beberapa kandidat gubernur. Itu adalah hal yang lumrah,” ujarnya.

Gazam menegaskan, penentunan rekomendasi atau surat keputusan tentang dukungan politik harus melalui sejumlah tahapan. Dan ini menjadi kewenangan DPP partai.

“Jika ada oknum yang mengatasnamakan PKB, maka saya pastikan itu keputusan pribadi. Bukan kolektifitas keputusan partai karena sejauh ini PKB belum ke siapa-siapa,” kata Gazam lagi.

Gazam menambahkan, PKB akan membentuk desk pilkada Papua barat yang secara khusus mengatur tahapan pilkada di internal partai.

”Mulai dari pembukaan, pendaftaran calon sampai keluarnya surat keputusan DPP,” pungkasnya. |RASYID FATAHUDDIN|EDITOR : BUSTAM