Limbah. Ilustrasi

Sumur Diduga Tercemar Limbah Hadi Mall, Warga Fanindi Pante Terpaksa Beli Air

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com—- Warga di kompleks Fanindi Pante terutama yang tinggal di belakang bangunan Hadi Mall dan Swiss Belhotel Manokwari, beberapa bulan terakhir ini tidak bisa lagi mengandalkan sumur sebagai sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Bukan karena mengering akibat panas berkepanjangan, namun karena air sumur mereka tidak bening lagi dan mengeluarkan bau. Diduga sumur warga tercemar air limbah dari Hadi Mall dan Swiss Belhotel. Akibatnya, warga setempat terpaksa membeli air dari mobil tangki untuk keperluan memasak dan lainnya.

“Kami sudah tidak pakai sumur untuk minum karena sudah tercemar limbah jadi hanya pakai untuk mandi dan cuci, “ ungkap Kelly Rumadas, Ketua RT RT 01 RW 05 Fanindi Pante.

Rumadas menyampaikan hal itu pada acara tatap muka dengan anggota DPRD Kabupaten Manokwari Herda I. Tumoka dalam rangka menjaring aspirasi, baru-baru ini di Kantor Lurah Manokwari Barat.

Acara ini dihadiri oleh para ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat serta tokoh pemuda di Kelurahan Manokwari Barat. Herda yang merupakan anggota DPRD dari partai Gerindra dalam kesempatan itu didampingi staf DPRD Ferry Bisai dan Otniel Wutoy.

Selain mencemari sumur warga, limbah Hadi Mall dan Swissbel-Hotel juga disebut berpotensi mencemari Kali Sahara.

Soleman Rumbarar, tokoh pemuda Fanindi Pante mengaku sering melihat air Kali Sahara yang berubah menjadi keputih-putihan layaknya air beras. Dia meyakini, air berwarna keputihan itu adalah limbah dari Hadi Mall dan Swiss Belhotel yang setelah melewati pengelohan kemudian dibuang ke Kali Sahara.

“Dulu air di Kali Sahara itu masih jernih tapi sekarang kayak susu. Kami mengharapkan (Badan) Lingkungan Hidup harus cek itu,“ kata Soleman pada kesempatan itu.

Ferry Bisay menuturkan, dirinya pernah mendampingi Ketua DPRD Dedi S. May membahas hal itu bersama warga di Fanindi Pante yang dihadiri pula oleh pimpinan Hadi Mall dan Swiss Belhotel.

“Mereka (Hadi Mall dan Swiss Belhotel) punya blower (pada instalasi pengolahan limbah) tidak bagus makanya sering bau. Air juga merembes sampai ke rumah warga di belakang, “ sebut Ferry.

Terkait limbah Hadi Mall dan Swiss Belhotel, Herda Tumoka berjanji akan membawa keluhan warga itu dalam rapat komisi untuk ditindaklanjuti. Sementara itu, pihak Hadi Mall dan Swiss Belhotel sampai berita ini diturunkan belum bisa dimintai klarifikasinya. |ZACK TONU BALA