Ilustrasi

Takut tidak kebagian, warga Wasior ‘serbu’ pangkalan BBM

WASIOR, Cahayapapua.com—  Krisis BBM yang terjadi dalam sepekan terakhir di kota Wasior dan sekitarnya belum sepenuhnya berakhir. Senin pagi kemarin, warga ‘menyerbu’ pangkalan penjualan BBM begitu mengetahui ada BBM yang masuk.

Warga dari berbagai penjuru kota rela antre sejak pagi hari meskipun pangkalan BBM baru membuka penjualan menjelang tengah hari. Ratusan jeriken berbagai ukuran tampak mengular sepanjang ratusan meter.

Pengelola pangkalan terpaksa menjatah pembelian maksimal 20 liter per orang lantaran pasokan BBM jenis premium yang masuk masih terbatas. Hanya dalam waktu kurang dari 2 jam BBM yang baru didatangkan dari Manokwari itu pun langsung ludes. Warga yang terlambat datang pun akhirnya  kecewa lantaran tidak kebagian.

Ibu Mania, manejer pangkalan BBM Ingorasai  menjelaskan keterlambatan pasokan BBM ke Wasior disebabkan kapal angkut mereka mengalami kerusakan.

Kelangkaan yang terjadi membuat harga BBM industri yang dijual mengalami kenaikan. Jika biasanya antara Rp.9.000-10.000/liter kini menjadi Rp.11.000/liter. Namun Mania membantah pihaknya sengaja mengambil keuntungan. Menurutnya harga BBM industri memang sedang mengalami kenaikan.

“Per tanggal 15 sampai 31 Agustus 2017 harga premium Rp.7.844,80 per liter jadi ya mau tidak mau kami kasih naik harga di sini jadi Rp.11.000/liter karena kami sudah tidak dapat discount lagi dari Pertamina,” jelas Mania.

Kepala Dinas Perindagkop Ekberson Karubuy yang ditemui terpisah membenarkan kelangkaan disebabkan tertundanya pasokan BBM dari Manokwari ke Wasior. Ini terjadi lantaran sedang ada pergantian kapal pengangkut BBM bersubsidi yang selama ini masuk ke Wasior.

Ekber menjelaskan, pengiriman BBM menjadi tertahan cukup lama karena kapal pengganti yang berukuran jauh lebih besar tidak diijinkan melakukan pemuatan BBM di pelabuhan Anggrem Manokwari karena bisa menganggu aktivitas kapal penumpang.

Pemuatan BBM akhirnya dipindahkan ke pelabuhan TNI AL di Biryosi. Itupun cukup memakan waktu karena harus menunggu keluarnya ijin dari pihak TNI AL.Ekber memperkirakan kapal pembawa BBM bersubsidi tersebut tiba di Wasior pada Kamis mendatang.

“Sementara untuk (pemasok BBM) industri kebetulan kapal mereka yang kapal kayu juga rusak sehingga tidak ada pasokan yang masuk. Ini yang buat BBM langka. Tapi hari ini yang industri sudah masuk dan sudah lakukan penjualan jadi kita harapkan bisa mengatasi,” ujar Ekberson. (brv)

Tinggalkan Balasan