Taman-Nasional-Teluk-Cendrawasih

Taman Nasional Teluk Cendrawasih Pakai Cara ‘Baru’ Awasi Kawasan

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih menempuh cara ‘baru’ untuk mengefektifkan pengawasan terhadap pemanfaatan kawasan tersebut oleh masyarakat sekitar.

Cara ‘baru’ tersebut ialah memberi bantuan rumpon kepada nelayan sekitar, yang juga akan difungsikan sebagai ‘pos’ pengawasan kawasan.

Kepala BBTNTC Beny Saroi mengatakan, BBTNTC bersama mitra merasa penting melindungi kawasan tersebut agar bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh warga sekitar.

“Rumpon tersebut tidak saja untuk tempat menghimpun ikan tapi juga memiliki fungsi sebagai pos pengamanan bersama mitra TNTC,” ungkap Beny kepada wartawan kemarin.

Disebut sebagai pos pengamanan, jelas Beny, karena rumpon tersebut berfungsi sebagai batas antara zona pemanfaatan tradisional dengan zona pemanfaatan umum.

Bantuan rumpon akan disalurkan secara bertahap yang tiap tahapnya terdapat 3 -6 unit. Rumpon akan diletakkan di sekitar distrik Ransiki, Wasior, dan Nabire. Para petugas BBTNTC nantinya akan secara rutin memantau rumpon-rumpon tersebut.

“Sebab, selama ini batas yang tidak jelas membuat para nelayan bagang sering meringsek hingga ke zona pemanfaatan tradisional. Kita akan tempatkan bagang di zona pemanfaatan umum. Sementara zona pemanfaatan tradisional hanya masyarakat,” tuturnya.

Beny menambahkan, upaya ini diharapkan dapat mengakomodasi semua kepentingan yang ada dan tidak merugikan satu sama lain. “Kita targetkan bantuan rumpon ini sebanyak 12 buah sesuai kemampuan anggaran,” bebernya.

Ia berharap bantuan rumpon tersebut dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dengan tetap menjaga ekosistem yang ada di daerah itu. Beny mengatakan konteks pengawasan kawasan yang penting untuk terus dijaga adalah memastikan bahwa kawasan tersebut tetap berfungsi dan tetap terlindungi. |RASYID FATAHUDIN