Rumah warga yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan 6,8 skala richter yang mengguncang Sorong Raya

Tanggap Darurat Gempa Bumi Sorong Berakhir 9 Oktober

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua Barat, Derek Ampnir mengatakan, masa tanggap darurat gempa bumi Sorong berakhir hingga 9 Oktober mendatang.

“Masa tanggap darurat sejak tanggal 25 September hingga 9 Oktober. Pada masa ini, hal prioritas adalah distribusi logistik yang berkaitan dengan kebutuhan pangan, sandang, dan papan. Ini sudah dilakukan,” kata Derek, Rabu (30/9/2015).

Saat ini sedang dilakukan penilaian kerusakan oleh tim Badan Penanggunlangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Perbaikan darurat seperti fasilitas rumah sakit difungsikan untuk layani masyarakat dan fasilitas sekolah. Ini yang menjadi skala prioritas perbaikan,” tuturnya.

Pasca tahapan perbaikan darurat, lanjut Ampnir akan dilakukan perbaikan menyeluruh terhadap fasilitas umum, fasilitas sosial dan ekonomi serta rumah warga.

Perbaikan ini akan menggunakan pendekatan tripartit yang melibatkan sumber daya dari unsur TNI dan Polri serta pemerintah daerah.

“Melalui BNPB, pemerintah pusat telah memberikan bantuan senilai Rp.200 juta kepada pemerintah daerah Kota Sorong, Kabupaten Sorong, dan Kabupaten Raja Ampat,” urai Ampnir sembari mengatakan belum ada konfirmasi dari posko terkait donasi gempa dari pihak swasta.

Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Nathaniel Mandacan mengatakan, Pemerintah Daerah bersama pihak terkait sedang melakukan pendataan serta pemberian bantuan dalam masa tanggap darurat.

“Masa tanggap darurat, semua pihak bisa membantu. Tetapi, setelah masa itu bentuk bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi akan disesuaikan dengan skala bencana,”

Kata Sekda, hingga kini data kerusakan belum dilaporkan karena proses pendataan masih berjalan. Hasil pendataan akan disampaikan oleh gubernur, bupati, dan walikota kepada pemerintah pusat melalui sejumlah Kementerian terkait. |RASYID FATAHUDDIN

Tinggalkan Balasan