Adrian Supusepa

Tangguh LNG Akan Bicarakan Perekrutan Tenaga Kerja di Bintuni

BINTUNI, Cahayapapua.com–  Rencana pembangunan kilang LNG Tangguh Train 3 yang akan dimulai tahun 2017 mendatang mendorong pihak Tangguh dalam waktu dekat akan akan menggelar sosialisasi penerimaan tenaga kerja di Teluk Bintuni.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Pengawasan Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Teluk Bintuni, Adrian Supusepa, mengatakan, rencana pembahasan terkait kuota tenaga kerja bagi Kabupaten Teluk Bintuni untuk dipekerjakan di proyek pembangunan kilang LNG Tangguh Train 3 akan dibahas pada sosialisasi antara perusahan gas tersebut dengan Pemda.

“Jadi memang sudah ada informasi dari pihak BP, direncanakan minggu kedua Oktober ini akan ada sosialisasi dalam rangka perekrutan tenaga kerja. Kami dari pihak pemerintah siap mendukung proses perekrutan itu,” katanya usai mengikuti apel pagi Jumat kemarin.

Dijelaskannya, mulai bulan depan baru ada sosialisasi dari BP untuk perekrutan tenaga kerja yang akan dilakukan hingga ke kampung-kampung daerah DAF. Sementara ini belum ada jumlah kuota tenaga kerja bagi kabupaten ini.

“Setelah ada sosialiasi baru nanti jelas, Bintuni dapat kuota berapa, Fakfak berapa, Sorong, Manokwari mungkin nanti kita sama-sama bicarakan itu,” katanya lagi.

Sementara Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja, Daniel Dudung mengatakan ada empat klasifikasi pencari kerja (pencaker) yakni nonskill, semi skill, skill, dan high skill.

“Kami berharap khusus nonskill dan semi skill itu untuk Bintuni, karena sebagian besar pencaker di Bintuni itu nonskill dan semi skill. Sedangkan yang skill itu ada, dan high skill kemungkinan belum ada,” katanya menambahkan.

Dijelaskannya, meskipun skill dan high skill di Bintuni belum ada namun pihaknya kedepan akan tetap membuka lowongan kerja tersebut. Mengingat kedepan diperkirakan akan ada pendatang yang ke Bintuni untuk mencari kerja.

“Kami berharap itu nanti skill dan high skill tetap dibuka di Bintuni. Kalau ada yang datang merantau ya.. masuk lewat Bintuni,” ungkapnya.

Dicecar itu tidak masalah kah, Dudung menegaskan itu tidak masalah. “Tidak apa-apa, kan undang-undang No 7 Tahun 1981 tentang lapor wajib ketenaga kerjaan salah satu didalamnya terkait dengan lowongan kerja. Mereka harus lapor lowongan kerja,” katanya.

Dalam perekrutan tenaga kerja itu perusahaan akan melakukan secara bertahap. Dari perkiraan kebutuhan sekitar 7000 (ribu) sebagian besar yang dibutuhkan nonskill, arena proyek ini mulai dari tahap konstruksi atau pembangunan fisik dari Train 3 tersebut. (ART)

Tinggalkan Balasan