Ilustrasi

Tanggulangi AIDS, KPA Manokwari Terbentur Anggaran

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com–  Persoalan anggaran masih menjadi hambatan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Manokwari dalam mengoptimalkan program kerjanya. Hal ini dikatakan Ketua KPA Manokwari, Dominggus Buiney, kepada anggota DPRD Manokwari dari Fraksi Manokwari Hebat (FMH), Romer Tapilatu dan Trisep Kambuaya yang mengunjungi kantor KPA, Kamis, 23 Oktober 2014.

Menurut Buiney, KPA tahun ini mendapat  dana hibah dari Pemkab sebesar 300 juta rupiah.   Meski dinilai belum cukup,  namun Buiney mengatakan, anggaran itu sudah dimanfaatkan untuk menjalankan program kerja penanggulangan AIDS. Buiney sendiri memaklumi keterbatasan itu sebab Pemkab mengalami defisit anggaran.

“Dana sebesar 300 juta itu juga digunakan untuk memaksimalkan koordinasi antara KPA dengan instansi terkait,” katanya.

Dalam menjalankan fungsinya, KPA selama ini bekerjasama dengansejumlah  Puskesmas, rumah sakit dan dinas kesehatan, termasuk dengan sebuah lembaga internasional, Global Fund. Kerjasama tersebut dapat menyiasati minimnya anggaran.

Pada APBD perubahan 2014, KPA sudah berupaya untuk mengajukan tambahan anggaran. Dana itu rencananya akan digunakan untuk melakukan pendampingan bagi penderita HIV maupun AIDS.

Sementara pada tahun anggaran 2015 KPA berencana mengajukan anggaran kurang lebih 5 miliar rupiah kepada Pemkab. Ia berharap usulan itu dapat terpenuhi agar kerja KPA dapat berjalan maksimal.

Sementara Romer Tapilatu menyarankan KPA mempresentasikan draft anggaran itu di DPRD sebelum dibahas dalam rapat paripurna APBD 2015. “Fraksi Manokwari Hebat akan mengupayakan agar hal itu dapat dilakukan,” janjinya kepada Buiney.|TOYIBAN

Editor: Patrix Barumbun Tandirerung

Tinggalkan Balasan