Tiga tersangka kasus penangkapan Ikan Ilegal di perairan Teluk Mayalibit, Kabupaten Raja Ampat.

Tangkap Ikan di Teluk Mayalibit, Nahkoda Inka Mina 525 Ditahan

SORONG, Cahayapapua.com— Nahkoda Kapal Motor Nelayan (KMN) Inka Mina 525 GT 37 beserta tiga Anak Buah Kapal (ABK), Rit Latupono Jumat (14/10/16) dilimpahkan penyidik Pol Air Polres Raja Ampat ke Kejaksaan Negeri Sorong. Pelimpahan berkas dan tersangka diterima langsung jaksa Kejari Sorong Pieter Louw.

Pieter Louw yang ditemui usai pemeriksaan tersangka menjelaskan, kronologis kejadian, Minggu tanggal 15 Mei 2016 sekitar pukul 09.30 WIT, di perairan Teluk Mayalibit, Kabupaten Raja Ampat.

Saa itu tim patroli Polisi Perairan Polres Raja Ampat bersama-sama dengan tim BLUD Raja Ampat sedang melaksanakan patrol menemukan Kapal Motor Nelayan (KMN) Inka Mina 525 GT 37 sedang berlabuh melakukan penangkapan ikan secara ilegal.

Perbuatan penangkapan ikan ilegal yang dilakukan Rit Latupono beserta ketiga ABK nya ini melanggar pasal 92 Jo pasal 26 ayat (1) dan atau pasal 93 Jo pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan Jo pasal 55 ayat (1) KUHP.

“Selain tersangka kami tahan, barang-barang berupa 1 unit kapal KMN Inka Mina 525 GT 37, 1 unit perahu skoci fiber, 1 lembar dokumen pelunasan pungutan perikanan tahun 2013/2014, 1 lembar surat ukur sementara dalam negeri tahun 2013.

Juga 1 lembar SPB tahun 2014, 1 lembar sertifikat ketrampilan nahkoda, 2 lembar SIUP tahun 2013, 2 lembar SIKPII tahun 2013, 3 lembar berita acara serah terima barang milik negara dari pihak pertama kepada pihak kedua, 1 lembar SIPI OT asli tahun 2013, 2 buah box gabus, 12 pancing stik tanpa penggulung, 2 buah gincu, 2 buah tas pancing, satu buah penggulung nelon dan nelon dan 1 box plastik dijadikan sebagai barang bukti,” kata Piter Louw.

Lebih lanjut Pieter menambahkan, secepatnya akan melimpahkan berkas kasus ini ke Pengadilan Negeri Sorong untuk disidangkan. “Saat ini para tersangka kami titipkan di Rutan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIb Sorong,” tambahnya. (NSR)

Tinggalkan Balasan