Paripurna Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2015 di Gedung DPRD Teluk Wondama yang terletak di Isey, Jumat siang 5 Agustus 2016.

Target Pendapatan Daerah Teluk Wondama Tahun 2015 Terealisasi 90 Persen

WASIOR, CAHAYAPAPUA.c0m—–  Pendapatan Daerah dalam APBD Kabupaten Teluk Wondama tahun 2015 direncanakan sebesar Rp.713 miliar lebih. Sampai dengan 31 Desember tahun 2015 terealisasi sebesar Rp.684 miliar lebih atau 90,95 persen.

Jika dibandingkan dengan realisasi Pendapatan Daerah tahun 2014 sebesar Rp.638 miliar lebih maka terjadi peningkatan sebesar 6 persen.

Sementara realisasi Belanja  Daerah Kabupaten Teluk Wondama pada APBD tahun 2015 mencapai Rp.706,962 miliar atau sebesar 89,36 persen dari rencana Belanja Daerah sebesar Rp.791,143 miliar.

Jumlah tersebut meningkat dibanding realisasi Belanja Daerah pada APBD tahun 2014 yakni sebesar Rp.601,794 miliar.

Demikian gambaran kinerja pelaksanaan APBD tahun 2015 yang disampaikan Bupati Bernadus A. Imburi dalam nota pengantar Raperda tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2015 dalam rapat paripurna DPRD di Gedung DPRD di Isey, Jumat siang kemarin.

Dalam paripurna yang diikuti 17 anggota dewan dari total 20 orang itu, Bupati menjelaskan, capaian Pendapatan Daerah terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 16 miliar atau naik 15 persen dibanding  realiasasi PAD pada APBD 2014 sebear 14 miliar.

Dana Transfer atau perimbangan dengan realisasi penerimaan mencapai Rp.639 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 2 persen dibandingkan realiasasi penerimaan tahun 2014, yaitu Rp.629 milar. Juga dari Lain-lain Pendapatan yang Sah yang realisasinya mencapai Rp.29 miliar.

Adapun Belanja Daerah terdiri dari Belanja Operasional  yang terealisasi 500 miliar,  Belanja Modal 206 miliar dan Belanja Tidak Terduga  sebesar 728 juta.

Belanja Operasional  terdiri atas belanja gaji pegawai yang dianggarkan  152 miliar realisasinya mencapai 144 miliar atau 94,97 persen. Belanja Barang dan Jasa dianggarkan 338 miliar, realisasinya 298 miliar atau 88,37 persen. Belanja Subsidi dianggarkan 2 miliar, realisasi 2 miliar  atau mencapai 100 persen.

Selanjutnya Belanja Hibah dianggarkan 48 miliar terealisasi sebesar 44 miliar. Belanja Bansos dianggarkan 10 miliar, realisasinya juga 10 miliar.

Untuk Belanja Modal terdiri dari  Belanja Tanah dianggarkan sebesar 6 miliar, realisasinya 5,8 miliar. Belanja Peralatan dan Mesin dianggarkan 50 miliar terealisasi 43 miliar. Belanja Gedung dan Bangunan direncanakan 83 miliar, realisasinya 75 miliar.  Serta Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringan direncanakan 95 miliar realisasinya sebesar 80 miliar.

“Laporan realisasi pelaksanaan APBD tahun 2015 ini sudah diaudit oleh BPK, “ ujar Imburi yang dalam kesempatan itu hadir bersama Wakil Bupati Paulus Y.Indubri

Pembukaan rapat paripurna dengan agenda penyampaian LPJ Pelaksanaan APBD tahun 2015 sedianya telah dilaksanakan pada Rabu (3/8) lalu namun batal karena sejumlah anggota dewan yang sudah hadir melakukan aksi mogok sehingga tidak mencapai quorum.

“Atas nama lembaga kami memohon maaf (terkait peristiwa hari Rabu), “ ujar Wakil Ketua II Arwin  mewakili Ketua DPRD Kuro Matani saat memberikan sambutan. (BRV)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: