Ilustrasi, Tarif Parkir

Tarif Parkir Naik, Kendaraan Besar Dihitung Jam

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com – Tarif parkir di kota Manokwari akan naik, kenaikan berkisar antara Rp. 1000-2000 menyesuaikan dengan jenis kendaraan.

Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Manokwari telah menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah nomor 20 tahun 2011 tentang Retribusi Tempat Khusus Parkir.

Dalam Raperda itu, tarif parkir untuk semua jenis kendaraan bermotor naik. Perkembangan ekonomi serta tingkat inflasi menjadi alasan Dishub dan Infokom mengajukan revisi Perda tentang Retribusi Tempat Khusus Parkir yang berlaku selama ini.

Selain kenaikan tarif, dalam Raperda juga mengatur perubahan perhitungan tarif dari biasanya setiap sekali parkir menjadi hitungan jam. Perubahan ini hanya berlaku untuk kendaraan besar seperti sedan, jeep, bus, pick up, truk dan sejenisnya juga angkutan khusus seperti trailer dan sejenisnya.

Sebagai contoh untuk jenis tempat parkir di taman, tarif lama sesuai Perda nomor 20 tahun 2011 adalah Rp. 2.000/2 jam menjadi Rp.3000/2 jam. Untuk bus, truk dan angkutan khusus dari Rp.3000/2 jam menjadi Rp.5.000/2 jam.

“Kami sudah merencanakan untuk pengadaan alat agar bisa diberlakukan parkir secara elektronik sehingga bisa dihitung per jam seperti di Bandara (Rendani), “ kata Ronald Sabami, Kepala Unit Parkir Dinas Perhububungan dan Infokom Kabupaten Manokwari.

Penjelasan itu disampaikan Ronald pada saat pembahasan draf Raperda dimaksud, di ruang Bagian Hukum dan HAM Setda Kabupaten Manokwari di Kantor Bupati, Sabtu (19/9).

Pembahasan draf Raperda itu dilakukan oleh tim khusus yang terdiri atas SKPD terkait bersama unsur dari Kanwil KemenKumHam Papua Barat, Akademisi dan kalangan pers. Ikut hadir Asisten Tata Praja Cassy Jamlean selaku ketua tim.

Dishub mengakui fasilitas parkir termasuk petugas parkir yang ada sekarang belum memadai. Meski demikian, kenaikan tarif dipandang sudah mesti dilakukan mengingat kondisi ekonomi di Manokwari yang mengalami perkembangan cukup pesat.

“Parkir ini menjadi sumber PAD yang memberi kontribusi besar. Dalam 3 tahun ini kami selalu over target. Tahun lalu kami diberi target 175 juta, dan kami juga bisa over target. Asalkan kami didukung dengan anggaran dan fasilitas pendukung, saya yakin kita bisa dapat lebih besar lagi, “ ucap Ronald.

Adapun Raperda tersebut dalam waktu dekat ini akan disampaikan ke DPRD untuk selanjutnya dibahas dan apabila disetujui maka ditetapkan menjadi Perda. |ZACK TONU BALA